Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Kapolda Babel Tekankan Kesiapan Personel saat Buka Latpraops Ketupat Menumbing 2026

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID  — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel saat membuka Pelatihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Menumbing 2026 di Gedung Tribrata Polda Babel, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda, para Pejabat Utama Polda Babel, Kapolres/ta jajaran, serta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Menumbing 2026.

Dalam arahannya, Kapolda Viktor menegaskan bahwa pelaksanaan operasi harus memiliki kesiapan yang matang karena operasi merupakan kegiatan yang berbeda dengan tugas rutin sehari-hari maupun kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Saya mengingatkan, kegiatan operasi berarti merupakan kegiatan yang bukan biasa-biasa saja. Operasi harus melebihi semua kegiatan, makanya melalui latpraops ini kita harus bisa menunjukkan bagaimana kesiapan operasi ke depan,” kata Viktor.

Menurutnya, Latpraops menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, fungsi, serta strategi yang akan diterapkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026.

Kapolda juga mengingatkan agar pelaksanaan operasi tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar diisi dengan kegiatan yang berdampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga  Ni Komang Widari Resmi Pimpin TP-PKK Babel 2025–2030, Siap Wujudkan Keluarga Tangguh dan Generasi Emas

“Kita harus punya konsep untuk selalu memberikan yang terbaik terhadap kinerja kita kepada masyarakat. Operasi ini jangan hanya seremonial, tetapi bagaimana kegiatan operasi kita bisa lebih baik dari sebelumnya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Viktor meminta seluruh jajaran untuk memanfaatkan momentum operasi ini sebagai sarana meningkatkan citra Polri, khususnya Polda Bangka Belitung, melalui pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kepekaan anggota terhadap berbagai pandangan masyarakat, termasuk kritik dan masukan yang disampaikan melalui media sosial.

Menurutnya, respons masyarakat tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Tetaplah berbuat yang terbaik, tingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta jadikan momentum ini sebagai hal positif bagi Polri. Operasi ini harus mampu membangun citra Polri melalui pelaksanaan tugas yang baik untuk masyarakat,” pungkasnya. (YG)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!