Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Basel Tanam 500 Pohon di Lahan Bekas Tambang

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bangka Selatan menggelar aksi penghijauan dengan menanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang seluas 1,5 hektare di Jalan Air Medang, Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif, S.H., S.I.K., M.H. sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui rehabilitasi lahan kritis.

Sebanyak 500 bibit pohon produktif dan konservasi ditanam, terdiri dari jenis Belangiran, Aren, Mahoni, dan Cemara. Penanaman pohon ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas tanah bekas tambang, meningkatkan daya resap air, serta membentuk kawasan hijau yang bermanfaat bagi lingkungan di wilayah Toboali.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, perwakilan Kodim 0432/Bangka Selatan, Wakapolres Bangka Selatan, Camat Toboali, Lurah Toboali, tokoh masyarakat, Pejabat Utama Polres Bangka Selatan, Kapolsek Toboali, serta personel Polres Bangka Selatan.

Baca juga  Polres Bangka Selatan Sosialisasikan Kamtibmas & Operasi Patuh Menumbing 2025 ke ASN Pemkab Basel

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui aksi penghijauan di lahan bekas tambang, Polres Bangka Selatan ingin mendorong tumbuhnya kesadaran bersama dalam menjaga dan memulihkan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan dan memulihkan lahan-lahan kritis demi keberlanjutan lingkungan serta masa depan generasi mendatang,” ujar AKBP Agus Arif Wijayanto.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. (GM)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!