Dinkes Pangkalpinang Kerahkan 200 Penggerak, Edukasi Imunisasi Diperluas

“Jangan sampai ada anak yang tertinggal imunisasi,” tegasnya.
Hisar menjelaskan, imunisasi merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyakit. Program perlindungan tersebut dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari imunisasi dasar bayi hingga imunisasi pada usia baduta dan anak sekolah.
Pelayanan imunisasi di Pangkalpinang dilakukan melalui puskesmas, posyandu, sekolah dan madrasah. Selain BIAS, pelaksanaan imunisasi HPV dan MR juga telah menjangkau ribuan anak.
Namun, menurut Hisar, capaian imunisasi tidak cukup hanya ditopang pelayanan kesehatan. Kesadaran keluarga, dukungan sekolah serta peran kader menjadi bagian penting untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi secara lengkap.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Imunisasi Lengkap, Anak Sehat, Generasi Tangguh, Pangkalpinang Smart.”
Dinkes Pangkalpinang berharap 200 peserta yang terlibat dapat membawa pesan imunisasi ke lingkungan masing-masing, sehingga edukasi tidak berhenti di ruang kegiatan, tetapi berlanjut hingga keluarga dan masyarakat.
Dengan penguatan penggerakan tersebut, upaya meningkatkan cakupan imunisasi di Pangkalpinang diharapkan berjalan lebih luas dan merata. (GM)





