Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Kadis Kominfo Basel Tekankan Peran Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan teknologi informasi saat ini.

Menurut Yuri, pengawasan dari keluarga menjadi langkah utama untuk melindungi anak-anak dari berbagai dampak negatif ruang digital, seperti paparan konten tidak layak, perundungan siber hingga kecanduan media sosial.

“Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak saat menggunakan media sosial maupun internet. Pengawasan dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar anak-anak tidak terjerumus pada hal-hal negatif di ruang digital,” ujar Yuri di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Ia mengatakan, momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak di era digital.

Selain pengawasan keluarga, Yuri juga mengajak pihak sekolah, organisasi masyarakat hingga aparatur pemerintah untuk ikut berperan aktif menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak.

Baca juga  Toni, Anggota DPRD Bangka Selatan Raih Wisudawan Berprestasi di Wisuda ke-74 UNPAB Medan

Yuri menjelaskan, pemerintah pusat saat ini telah menetapkan kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak usia 16 tahun ke bawah melalui Peraturan Pemerintah yang dikenal dengan PP Tunas.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan mengurangi risiko anak terpapar konten negatif, ancaman kejahatan siber serta dampak buruk kecanduan media sosial terhadap perkembangan mental dan masa depan mereka.

“Saat ini kami masih melakukan koordinasi lintas sektor untuk mempersiapkan pelaksanaan PP Tunas di Bangka Selatan, termasuk pembentukan tim sosialisasi, pengawasan dan evaluasi,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga tengah menjajaki kemungkinan penerapan pilot project PP Tunas di lingkungan sekolah, desa dan kelurahan sebagai bentuk edukasi serta penguatan pengawasan penggunaan media sosial bagi anak.

Yuri berharap seluruh pihak dapat bersinergi dalam menjaga generasi muda Bangka Selatan agar tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, sehat secara digital dan terlindungi dari dampak negatif perkembangan teknologi informasi. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!