Sinergitas TNI-Polri, Satgas TMMD ke-127 Gelar Penyuluhan Kamtibmas di Desa Penutuk

PULAU LEPAR, GARUDAMERDEKA.ID – Sinergitas TNI-Polri terus diperkuat dalam upaya menciptakan lingkungan pedesaan yang aman, kondusif, dan harmonis.
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Basel menggelar penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta hukum di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ini menghadirkan Bhabinkamtibmas Polsek Lepar Pongok Aipda Sigit dan Babinsa Desa Penutuk Pratu Perdy dari Koramil Lepar. Penyuluhan bertujuan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya partisipasi kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI-Polri bersama rakyat.
Dalam materi yang disampaikan, personel Satgas TMMD bersama Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan konvensional, serta mewaspadai ancaman radikalisme dan bahaya narkoba.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, melalui Pasiter Kodim 0432/Basel Kapten Inf Aritonang, menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia.
“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jalan atau jembatan, tetapi juga membangun SDM dan kesadaran masyarakat. Kamtibmas yang kondusif adalah kunci pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Desa Penutuk, Bapak Jerukik, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran TNI dan Polri di desa mereka memberikan rasa aman sekaligus tambahan wawasan bagi warga.
Selama 30 hari pelaksanaan, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel juga menjalankan berbagai kegiatan fisik, di antaranya pembukaan jalan menuju sawah dan kebun warga sepanjang 5,5 kilometer dengan lebar 7 meter, rehabilitasi musala, rehabilitasi tribun lapangan bola, pembangunan sumur bor, serta rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain itu, kegiatan nonfisik lainnya turut digelar seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan Kamtibmas, serta anjangsana ke tokoh adat dan agama setempat.
Melalui sinergitas ini, diharapkan Desa Penutuk, Pulau Lepar, semakin aman, mandiri, dan sejahtera. (Eboy)





