Ketua DPRD Babel Tampung Keluhan Nelayan, Perjuangkan Penambahan Kuota BBM ke BPH Migas

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya, menerima audiensi sejumlah perwakilan nelayan Kota Pangkalpinang, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan tersebut membahas kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar dan Pertalite, yang selama ini menghambat aktivitas nelayan untuk melaut.
Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Ketua DPRD Babel tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan terkait sering kosongnya pasokan BBM. Kondisi itu menyebabkan nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut karena tidak mendapatkan bahan bakar yang cukup.
Didit Srigusjaya mengatakan, persoalan ketersediaan BBM bagi nelayan harus segera dicarikan solusi bersama pihak terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan.
Menurutnya, kebutuhan solar nelayan di Pangkalpinang mencapai sekitar 120 ribu kiloliter per bulan. Selain solar, nelayan juga membutuhkan Pertalite untuk memenuhi kebutuhan penerangan selama berada di laut.
“Selain itu, ternyata teman-teman nelayan kita ini juga membutuhkan Pertalite untuk penerangan. Makanya kita minta Dinas Kelautan dan Perikanan terkait membantu menyelesaikan ini bersama Pertamina,” ujar Didit.
Ia juga meminta kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota segera membantu nelayan melengkapi persyaratan administrasi dan surat rekomendasi yang dibutuhkan untuk mendapatkan BBM.
Didit menegaskan, DPRD Babel akan ikut memperjuangkan penambahan kuota BBM bagi nelayan dengan menyampaikan aspirasi tersebut kepada BPH Migas di tingkat pusat.
“Kami juga akan terus ikut memperjuangkan stok kebutuhan BBM di Babel ini langsung ke BPH Migas di pusat,” tegasnya.





