Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Wali Kota Saparudin Gaspol Cegah ATMH, 88 Kasus HIV/AIDS Tercatat

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga pihak swasta dan komunitas untuk memperkuat upaya pencegahan AIDS/HIV, tuberkulosis (TBC), malaria, dan hepatitis (ATMH).

Ajakan tersebut disampaikan Saparudin saat membuka kegiatan Pertemuan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam rangka Sosialisasi Penguatan Integrasi ATMH dalam Implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Kota Pangkalpinang Tahun 2026, di Grand Safran Hotel Pangkalpinang, Selasa (3/11/2026).

Saparudin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mencegah serta menekan penyebaran penyakit ATMH di Kota Pangkalpinang.

Ia berharap tidak ada lagi penambahan kasus baru hingga akhir tahun 2026. Karena itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kesadaran dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan.

Baca juga  DPPPAKB Pangkalpinang Catat Penurunan Stunting, Intervensi Terpadu Jadi Kunci

“Saya dan kita semua berharap agar kasus-kasus baru ini tidak terjadi lagi sampai akhir tahun ini. Kita terus berikhtiar mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan HIV/AIDS dan menghindari perilaku berisiko,” ujar Saparudin.

Menurutnya, penanganan ATMH membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan.

Dukungan seluruh OPD, camat, lurah, pihak swasta, BUMN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta komunitas peduli kesehatan dinilai penting untuk memperluas upaya pencegahan.

“Untuk pencegahan ATMH ini harus didukung oleh semua lintas OPD, camat, lurah, termasuk peran swasta dan BUMN melalui program CSR serta komunitas yang peduli terhadap pencegahan ATMH,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!