Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Ketua DPRD Babel Tampung Keluhan Nelayan, Perjuangkan Penambahan Kuota BBM ke BPH Migas

Sementara itu, Ferdiansyah, salah satu pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan di Kota Pangkalpinang, mengaku pernah tidak bisa melaut selama 12 hari pada Oktober 2026 akibat kesulitan mendapatkan solar dan Pertalite.

Padahal, dalam sekali perjalanan, Ferdiansyah bersama timnya bisa berada di laut selama satu minggu hingga 21 hari sehingga membutuhkan pasokan BBM yang mencukupi.

Ia menyebutkan, saat ini jumlah kapal nelayan di Pangkalpinang mencapai sekitar 420 unit. Sementara itu, alokasi solar yang tersedia disebut hanya sekitar 300 ribu kiloliter per bulan.

“Kami ingin kegiatan melaut ini aman dan lancar, terutama dalam pemenuhan bahan bakar, baik solar maupun Pertalite. Apalagi jumlah nelayan kita terus bertambah, sekarang saja sudah mencapai 420 kapal nelayan,” ungkapnya.

Ferdiansyah berharap DPRD Babel dapat membantu memperjuangkan penambahan kuota BBM kepada BPH Migas agar kebutuhan nelayan dapat terpenuhi.

Baca juga  Ancaman PHK Massal PPPK Mengintai, DPRD Babel Minta Penundaan UU HKPD

Ia menjelaskan, kebutuhan Pertalite juga cukup besar, yakni sekitar 50 liter untuk sekali keberangkatan, dengan durasi melaut yang berbeda-beda, mulai dari tujuh hari, 12 hari hingga 20 hari.

“Kemarin sempat 12 hari tidak melaut. Tentu itu sangat menyulitkan bagi kami karena kehidupan kami bergantung pada sektor ini. Kalau jatah solar sudah habis sebelum waktunya, maka kami tidak bisa melaut,” tambahnya.

Menurut Ferdiansyah, sektor kelautan dan perikanan saat ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat yang memiliki potensi ekonomi besar. Apalagi harga sejumlah komoditas perikanan semakin membaik.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dan daerah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan nelayan, terutama memastikan ketersediaan serta kecukupan kuota BBM agar aktivitas melaut berjalan lancar dan perekonomian masyarakat pesisir tetap terjaga. (GM)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!