Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Stok BBM Babel Aman, Satpol PP dan Pertamina Turun Pantau SPBU

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID  — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi aman meskipun sempat terjadi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pangkalpinang.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Babel bersama PT Pertamina Patra Niaga Perwakilan Babel melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU pada Jumat (7/3/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan di beberapa titik, di antaranya SPBU 24331151 di Jalan Alexander, Kelurahan Air Itam; SPBU 2333111 di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam; SPBU 2433169 di Jalan Jenderal Sudirman, Selindung Baru; SPBU 24331104 di Jalan RE Martadinata, Opas Indah, Kecamatan Taman Sari; serta SPBU 24331116 di Bacang, Kecamatan Bukit Intan.

Mewakili Gubernur Hidayat Arsani, Pelaksana Harian Kepala Satpol PP Babel, Renaldi, bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi antrean kendaraan serta memastikan distribusi BBM berjalan normal.

Baca juga  Hari Ibu, PT TIMAH Angkat Perjuangan Perempuan Pelaku UMKM

 

Renaldi mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, pasokan BBM untuk wilayah Bangka Belitung saat ini dalam kondisi aman.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Persediaan BBM di Babel aman, sehingga masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ujarnya.

Ia juga meminta pihak pengelola SPBU untuk aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi stok BBM, baik melalui media sosial maupun melalui pemasangan imbauan di area SPBU.

Menurutnya, sosialisasi tersebut penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan tidak melakukan panic buying yang dapat memicu antrean panjang di SPBU.

Selain memantau antrean, jajaran Satpol PP Babel juga melakukan pengecekan kendaraan yang berada di area SPBU guna mengantisipasi praktik pengetapan atau “ngerit” BBM yang berpotensi menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Melalui langkah pemantauan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap distribusi BBM tetap terkendali serta masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar. (YG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!