Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Wabup Debby Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Bangka Selatan

Debby juga menyoroti Raperda perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Ia mengatakan perubahan regulasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian tarif, tetapi juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, masih terdapat sejumlah potensi yang belum tergarap maupun belum diatur secara optimal.

“Potensinya masih banyak di Bangka Selatan. Mungkin ada potensi-potensi yang belum diatur, bisa kita masukkan dalam perubahan ini,” ucap Debby.

Ia berharap optimalisasi PAD tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat, sehingga kebijakan yang diterapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Debby menegaskan, peningkatan penerimaan daerah pada akhirnya harus kembali memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik.

“Penerimaan pajak ini juga nanti akan kita kembalikan kepada masyarakat, baik dari infrastruktur, kesehatan, dinas sosial dan banyak hal,” tutur Debby.

Baca juga  Semangat Gotong Royong Jadi Kunci, Pemkab Basel Gandeng Dunia Usaha Siap Gelar HUT RI ke-80

Di sisi lain, Debby turut mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bangka Selatan.

Bangka Selatan mendapatkan delapan titik KNMP dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp50 miliar.

Debby berharap program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian nelayan.

“Kami apresiasi kepada pemerintah pusat. Kami berharap dengan adanya delapan titik KNMP dapat memberikan dampak nyata untuk para nelayan,” ungkap Debby.

Ia menambahkan, pembangunan KNMP diharapkan tidak hanya memperkuat aktivitas ekonomi nelayan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap perkembangan kawasan pesisir Bangka Selatan.

Debby menegaskan pemerintah daerah akan mendorong agar pembangunan delapan titik KNMP dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

“Kita sudah ditetapkan delapan titik, berharap sesuai dengan target waktunya selesai, sehingga bisa berjalan,” pungkas Debby.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!