Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Pelajar SMP Pengguna Sabu Direhab, BNN Basel: Narkoba Ancam Generasi Muda

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar di Kabupaten Bangka Selatan kian memprihatinkan. Seorang pelajar SMP berusia 15 tahun terpaksa dirujuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjalani rehabilitasi rawat inap akibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Pendampingan terhadap klien berinisial NA dilakukan pada Jumat (10/7/2026) oleh Konselor Adiksi BNNK Bangka Selatan Dinda Mauludi, S.Psi bersama petugas keamanan Sepriono.

Sebelum diberangkatkan ke rumah sakit, tim BNNK Bangka Selatan menjemput NA di kediamannya di Desa Gadung, Kecamatan Toboali. Klien kemudian dibawa ke Kantor BNNK Bangka Selatan untuk menjalani pendalaman informasi mengenai riwayat penyalahgunaan narkoba serta kondisi psikologisnya.

Usai proses asesmen awal selesai, tim BNNK bersama keluarga membawa NA menuju RSJD dr. Samsi Jacobalis. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), klien menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, sementara keluarga dan petugas BNNK menyelesaikan proses registrasi serta administrasi.

Selanjutnya, NA menjalani pemeriksaan radiologi dan laboratorium guna mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan klien tidak hanya mengalami penyalahgunaan narkotika, tetapi juga telah mengalami gangguan psikologis berupa kecemasan dan halusinasi pendengaran. Berdasarkan hasil tersebut, tim medis memutuskan NA harus menjalani rehabilitasi kejiwaan terlebih dahulu selama sekitar satu hingga dua pekan sebelum dipindahkan ke program rehabilitasi rawat inap narkoba selama tiga bulan.

Baca juga  Wabup Debby Dorong Bangka Selatan Bebas Narkoba Lewat Kolaborasi Pemerintah, BNN, dan Pramuka

Setelah seluruh proses selesai, NA resmi diterima sebagai pasien rehabilitasi rawat inap kejiwaan di RSJD dr. Samsi Jacobalis.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, SE., MM., mengatakan kasus tersebut menjadi bukti nyata bahwa penyalahgunaan narkoba di Bangka Selatan telah merambah kalangan usia sekolah.

“Hari ini kita merujuk seorang anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar SMP untuk menjalani rehabilitasi rawat inap narkoba di RSJD dr. Samsi Jacobalis. Sebelumnya juga ada yang kami tangani melalui rehabilitasi rawat jalan di Klinik BNNK Bangka Selatan,” ujar Hendra Amoer, Sabtu (11/7/2026).

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!