BNN Bangka Selatan Perkuat Kapasitas Guru SDN 12 Toboali untuk Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Guru dan staf sekolah aktif mengikuti materi serta berpartisipasi dalam sesi diskusi yang membahas berbagai pengalaman dan kondisi yang pernah ditemukan di lingkungan sekitar sekolah.
Pada sesi akhir, para peserta memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan tim penyuluh BNNK Bangka Selatan. Berbagai masukan, pertanyaan, serta pengalaman lapangan disampaikan sebagai bahan penguatan program pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.
Kepala sekolah bersama para guru SDN 12 Toboali juga menyampaikan harapan agar program edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BNNK Bangka Selatan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Bahkan, sekolah mengusulkan pembentukan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Menurut mereka, kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan SDN 12 Toboali sebagai Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba) sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Hendra Amoer menegaskan bahwa sinergi antara BNN dan institusi pendidikan merupakan kunci dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba.
“Dengan pemahaman yang baik dari para guru, diharapkan sekolah mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi, mencegah, dan melindungi peserta didik dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” tegas Hendra Amoer. (GM)





