Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Gubernur Hidayat Arsani Perang Total Lawan Narkoba, Rehabilitasi Religi Jadi Andalan

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani terus memperkuat perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika yang digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (4/8/2026).

Rakor yang dipimpin Gubernur Hidayat Arsani dan diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Burhanuddin, menghadirkan unsur BNN Provinsi Babel, Polda Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait guna menyatukan langkah dalam memperkuat implementasi P4GN di Bangka Belitung.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rakor tersebut, di antaranya evaluasi pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) P4GN Tahun 2026, penguatan regulasi daerah, pengembangan rehabilitasi berbasis terapi religi, perkembangan penanganan tindak pidana narkotika hingga tahun 2026, serta implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di seluruh sekolah kabupaten/kota di Bangka Belitung.

Kepala Badan Kesbangpol Babel, Burhanuddin, mengatakan keberhasilan program P4GN membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, koordinasi yang kuat dan berkesinambungan menjadi kunci dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di daerah.

“Keberhasilan pelaksanaan P4GN membutuhkan dukungan seluruh pihak melalui koordinasi yang kuat serta forum diskusi yang berkelanjutan,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan, salah satu program yang menjadi perhatian Pemprov Babel adalah pengembangan rehabilitasi berbasis terapi religi. Program tersebut diharapkan mampu memberikan pendekatan yang lebih menyeluruh bagi para korban penyalahgunaan narkotika, sehingga mereka dapat pulih secara fisik, mental, maupun spiritual.

Burhanuddin juga mengingatkan bahwa ancaman narkotika masih menyasar kalangan pelajar. Karena itu, edukasi, pengawasan, serta penguatan karakter generasi muda harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Baca juga  Sinergi ASN Peduli dan BPJS Tenaker Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Fatwa Omaya

Selain itu, komitmen pelaksanaan Rencana Aksi Daerah P4GN diwujudkan melalui pendampingan, koordinasi lintas sektor, edukasi masyarakat, hingga penguatan layanan rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika.

Dalam rakor tersebut, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol. Ichlas Gunawan, mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota menjadikan rehabilitasi sebagai ujung tombak dalam memutus rantai penyalahgunaan narkoba.

“Kami menyampaikan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota melalui Kesbangpol agar rehabilitasi ini menjadi trigger perlawanan kita terhadap penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ichlas menilai rehabilitasi merupakan kesempatan bagi para pengguna untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, program rehabilitasi berbasis religi yang telah berjalan di Bangka Belitung melibatkan tokoh agama dari berbagai agama, seperti kyai, ustaz, pendeta, pastor, serta didukung tenaga medis, psikolog, dan tenaga profesional lainnya.

“Rehabilitasi ini adalah tiket mereka untuk kembali. Program rehabilitasi religi sudah berjalan dan diikuti residen dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Trihanto Nugroho, meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pemberantasan narkoba. Ia juga mendorong penyusunan program yang menyentuh kelompok rentan, pembangunan panti rehabilitasi, dukungan anggaran melalui APBD, serta pelaksanaan rapat koordinasi secara rutin agar upaya P4GN berjalan lebih efektif.

Melalui rakor tersebut, Pemprov Bangka Belitung menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Bangka Belitung yang bersih dari narkoba, sekaligus menyelamatkan generasi muda melalui langkah pencegahan, penegakan hukum, dan rehabilitasi yang berkelanjutan. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!