BNN Bangka Selatan Perkuat Kapasitas Guru SDN 12 Toboali untuk Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kompetensi guru yang digelar di SDN 12 Toboali, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Pentingnya Memahami Tindakan Dini Penyalahgunaan NAPZA di Lingkungan Sekolah SDN 12 Toboali” tersebut diikuti sekitar 21 peserta yang terdiri dari guru dan staf pegawai sekolah.
BNNK Bangka Selatan menghadirkan Penyuluh Narkoba Navy Christy Purba, S.Sos dan Amelia Meda Septira, SKM sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, SE, MM mengatakan bahwa guru memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi gejala awal penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman dan kapasitas tenaga pendidik menjadi langkah penting dalam memperkuat pencegahan sejak dini.
“Sekolah merupakan salah satu lingkungan yang sangat penting dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para guru dengan pengetahuan dan kemampuan untuk mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba sehingga dapat melakukan langkah penanganan yang tepat,” ujar Hendra Amoer.
Dalam pemaparannya, tim BNNK Bangka Selatan memberikan materi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, ciri-ciri penyalahguna narkoba, serta risiko jangka panjang yang dapat ditimbulkan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait langkah-langkah awal yang harus dilakukan apabila menemukan peserta didik yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya itu, narasumber turut menjelaskan mekanisme dan alur rehabilitasi yang tersedia di BNNK Bangka Selatan bagi korban penyalahgunaan narkoba.





