Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Janji Tak Sekadar Ucapan, Gubernur Hidayat Arsani Buktikan Kepemimpinan dengan Hati di Desa Pangkal Buluh

BANGKA SELATAN — Di tengah sorotan publik terhadap pemimpin yang kerap ingkar janji, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, justru menghadirkan contoh berbeda.

Ia membuktikan bahwa janji bukan hanya sekadar ucapan, melainkan amanah yang harus ditunaikan, melalui penyerahan satu unit ambulans untuk warga Desa Pangkal Buluh, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (8/7/2025).

Bertempat di halaman Masjid Al Hidayah, penyerahan ambulans dilakukan langsung oleh Hidayat di hadapan warga desa dengan suasana penuh haru dan kekeluargaan. Ambulans tersebut merupakan hasil pembelian pribadi sang gubernur, bukan bersumber dari APBD ataupun anggaran pemerintah provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian sekaligus pelunasan janji yang pernah ia ucapkan, jauh sebelum menjabat sebagai gubernur.

Desa Pangkal Buluh bukan tempat asing bagi Gubernur Hidayat Arsani, desa ini merupakan kampung halaman almarhum ayahnya, Pak Arsani, yang sangat ia hormati.

“Tujuan utama saya memberikan bantuan ke kampung ini adalah karena ini adalah kampung almarhum Pak Arsani, orang tua saya yang tercinta. Saya pernah berjanji, jika Allah mengizinkan saya menang atau tidak Pilkada, saya tetap akan membantu. Dan hari ini, saya buktikan,” kata Hidayat, disambut tepuk tangan dan mata berkaca-kaca dari para hadirin.

Penyerahan ambulans ini merupakan bagian dari inisiatif sosial bertajuk “Hidayat Arsani Peduli”, yang menitikberatkan pada pembangunan berbasis kemanusiaan, terutama dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan, pembangunan yang inklusif harus dimulai dari pinggiran. Desa-desa yang selama ini kurang mendapat perhatian harus menjadi prioritas dalam pemerataan akses layanan publik.

“Membangun daerah tidak bisa hanya dari pusat kota. Kita harus mulai dari desa, dari pinggiran. Kita harus pastikan setiap warga, di mana pun mereka berada, mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Keberadaan ambulans ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak warga Desa Pangkal Buluh dalam menghadapi kondisi darurat medis. Selama ini, masyarakat harus berjuang mencari kendaraan sendiri jika ada anggota keluarga yang sakit, karena tidak tersedia sarana transportasi khusus kesehatan.

Baca juga  Produktif dan Legal, 10 Mitra Usaha PT Timah Raih Penghargaan atas Kinerja Tambang Laut

“Ini bagian dari tanggung jawab saya untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil memiliki akses layanan kesehatan yang layak. Saya percaya, satu ambulans bisa menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Hidayat.

Warga desa pun menyambut gembira dan penuh syukur atas bantuan tersebut. Mereka menilai Hidayat sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya mengerti kebutuhan rakyat, tapi juga peduli dan tak melupakan janji.

“Sebagai masyarakat Pangkal Buluh, kami merasa sangat bersyukur. Beliau tidak hanya datang menjelang pemilu, tapi juga datang saat masyarakat butuh. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan terus menjadi pemimpin yang amanah,” ucap salah satu warga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Hidayat Arsani juga menyampaikan bahwa penyerahan ambulans hanyalah awal dari upaya lebih besar dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di pedesaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendorong pemerataan akses BPJS, peningkatan jumlah tenaga kesehatan, serta pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan di seluruh pelosok Bangka Belitung.

“Kita ingin semua warga, baik di pulau besar maupun di pulau kecil, punya akses kesehatan yang layak. Ini bukan sekadar program, ini kewajiban negara,” tegasnya.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, tindakan Gubernur Hidayat Arsani merupakan simbol dari gaya kepemimpinan berbasis hati dan nilai-nilai kemanusiaan, di mana kepercayaan rakyat dijaga bukan dengan retorika, melainkan dengan tindakan nyata.

“Saya percaya, setiap langkah kecil yang diambil dengan tulus akan berdampak besar. Kita tidak hanya membangun fasilitas, tapi juga membangun kepercayaan, harapan, dan masa depan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan aksi nyata ini, Gubernur Hidayat Arsani tak hanya menunaikan janji, tetapi juga memberikan teladan bahwa pemimpin yang baik adalah mereka yang mengabdi dengan sepenuh hati, dan selalu kembali ke akar, ke desa, ke rakyat, dan ke nilai-nilai kemanusiaan. (Eboy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!