Pemkot Pangkalpinang Salurkan Bantuan Pangan di Opas Indah

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Kali ini, bantuan berupa beras dan minyak goreng disalurkan kepada warga di Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Senin (25/5/2026).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Samri mengatakan, sebanyak 622 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Opas Indah menerima bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
“Hari ini untuk Kelurahan Opas Indah penerimanya sebanyak 622 orang atau KK. Itu tersebar dari beberapa RT dalam satu kelurahan,” kata Samri saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, penerima bantuan merupakan masyarakat yang telah terdata dan dinilai layak menerima bantuan berdasarkan pendataan di masing-masing RT.
“Setiap RT itu didata dan diacak sesuai ketentuan, tergantung apakah masyarakat tersebut berhak menerima atau tidak,” ujarnya.
Dalam program tersebut, setiap penerima mendapatkan bantuan sebanyak 20 kilogram beras untuk dua bulan, masing-masing 10 kilogram per bulan. Selain itu, warga juga menerima minyak goreng sebanyak 4 liter.
“Kalau satu KK itu menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan. Kemudian minyak goreng sebanyak 4 liter,” jelasnya.
Samri menambahkan, pada hari yang sama penyaluran bantuan pangan juga dilakukan di dua kelurahan lain di wilayah Kecamatan Taman Sari.
Secara keseluruhan, bantuan pangan yang disalurkan di Kecamatan Taman Sari mencapai sekitar 12 ton 404 kilogram beras dan 2.408 liter minyak goreng.
“Kalau beras lebih kurang 12 ton 404 kilogram. Untuk minyak goreng lebih kurang 2.408 liter. Itu untuk satu kecamatan hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, total bantuan pangan yang disalurkan di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang mencapai sekitar 440 ton lebih.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus meringankan beban ekonomi warga di tengah harga bahan pangan yang masih fluktuatif.
“Kita berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa terbantu, paling tidak meringankan dalam hal belanja kebutuhan pokok,” katanya.
Menurut Samri, program bantuan pangan juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran serta membantu menekan angka inflasi daerah.
“Dengan bantuan ini masyarakat tidak perlu lagi membeli beras dan minyak goreng untuk bulan ini. Sehingga harga beras dan minyak di pasar tetap stabil dan dapat membantu menekan inflasi,” tutupnya. (GM)





