Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Sabu Ganggu Kejiwaan, BNN Basel Rujuk Pria 32 Tahun ke RSJD untuk Rehabilitasi

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID — Penyalahgunaan narkotika kembali menunjukkan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat. Seorang pria berusia 32 tahun berinisial NI KN, warga Dusun Harapan Mulia, Desa Kaposang, Kabupaten Bangka Selatan, harus menjalani penanganan medis setelah mengalami gangguan psikis akibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Petugas rehabilitasi BNN Kabupaten Bangka Selatan mendampingi NI KN untuk menjalani pemeriksaan dan dirujuk ke RSJD dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (8/10/2026).

Kepala BNN Kabupaten Bangka Selatan, Hendra Amoer, SE, MM, mengatakan penanganan terhadap korban penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan keluarga dan berbagai pihak. Menurutnya, kondisi NI KN menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental seseorang.

Kasus tersebut bermula ketika keluarga NI KN mendatangi Klinik Pratama BNNK Bangka Selatan untuk berkonsultasi. Keluarga mengungkapkan bahwa selama sekitar satu minggu terakhir, kondisi NI KN berubah. Ia sulit diajak berkomunikasi, pembicaraannya tidak lagi nyambung dan emosinya kerap tidak terkontrol.

Baca juga  BNN Basel Perkuat Benteng Remaja Masjid, Hendra Amoer: Jadilah Agen Perubahan Lawan Narkoba

Keluarga juga menyampaikan bahwa NI KN sering menggunakan shabu dan meminta agar yang bersangkutan mendapatkan rehabilitasi rawat inap.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rehabilitasi BNNK Bangka Selatan bersama keluarga mendatangi kediaman NI KN untuk melakukan penjemputan.

Setelah dilakukan observasi, petugas melihat kondisi NI KN sudah tidak stabil sehingga terlebih dahulu dibawa ke IPWL Puskesmas Toboali untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah mendapat penanganan dokter, NI KN kemudian dibawa ke RSJD dr. Samsi Jacobalis untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Sesampainya di IGD RSJD, NI KN menjalani pemeriksaan dasar. Tim rehabilitasi BNNK Bangka Selatan bersama keluarga juga melakukan proses registrasi dan pemberkasan untuk mendapatkan layanan rehabilitasi.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!