Tim Gabungan Polairud, AL Sadai, dan TNI AD Evakuasi Mayat Nelayan Tenggelam di Laut Sadai

BANGKA SELATAN — Tim gabungan dari Polairud Polres Bangka Selatan, Dit Polairud Polda Kep. Babel, AL Sadai, dan TNI AD berhasil mengevakuasi mayat yang ditemukan mengapung di laut Perairan Sadai – Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, pada titik Koordinat 2° 59.919′ S 106°44.578′ E, Kamis (4/2/2025) sekitar pukul 09.30 Wib.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto melalui Kasat Polairud, Iptu Mulia Renaldi SH, mengungkapkan, mayat tersebut diduga kuat adalah Zainal Abidin alias Kinang, seorang nelayan berusia 81 tahun dari Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai.
“Penemuan mayat berawal saat saksi, Edi Sapirson, yang bekerja sebagai ojek speed, melihat mayat mengapung dengan posisi terbalik dan memegang dua jerigen saat ia kembali menuju pelabuhan Penutuk,” ungkap Iptu Mulia Renaldi.
Setelah memastikan bahwa itu adalah mayat, Edi segera menghubungi pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.
“Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan evakuasi jenazah menggunakan speedboat menuju pelabuhan Sadai. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Gadung, Kabupaten Bangka Selatan, untuk dilakukan visum,” ujar Iptu Mulia Renaldi.
Keterangan dari anak korban, Yoni, menyatakan bahwa korban biasa melaut sendirian menggunakan perahu kecil pada pagi hari dan kembali sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ditemukan indikasi penyakit yang diderita korban sebelum keberangkatannya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Gadung, mayat korban dipastikan meninggal akibat tenggelam tanpa ada tanda-tanda kekerasan fisik. Jenazah selanjutnya dipersiapkan untuk dimakamkan di Desa Penutuk,” tegas Iptu Mulia Renaldi.
(Eboy)





