Operasi Pasar Digelar, Pemkot Pangkalpinang Tekan Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan kembali menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut berlangsung di Terminal Kampung Keramat, Kecamatan Rangkui, Kamis (10/9/2026).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Pangkalpinang, Juhaini, yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang, mengatakan operasi pasar tersebut merupakan kegiatan keempat dari enam kegiatan yang difasilitasi Bank Indonesia dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Pangkalpinang.
“Operasi pasar yang kita lakukan hari ini merupakan kegiatan yang keempat dari enam kegiatan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam rangka pengendalian inflasi,” ujar Juhaini.
Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah mitra dan pelaku usaha, di antaranya Bulog, PT BAMS, PT Sumber Pangan atau CV Sabang Jaya, CV Menara Nusantara Pratama, Pais Agen Telur, Arpan atau Titin Bawang, Hypermart serta Hoki Buah.
Juhaini menjelaskan, langkah pengendalian inflasi menjadi perhatian Pemkot Pangkalpinang, terutama setelah angka inflasi year on year (yoy) pada Agustus 2026 berada di level 4,1 persen.
Salah satu kelompok yang memberikan andil cukup besar terhadap inflasi tersebut berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau.
“Untuk mengantisipasi ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan berbagai langkah. Pertama kita melakukan pasar murah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian menjelang perayaan Maulid,” katanya.
Selain operasi pasar, Pemkot Pangkalpinang juga telah menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah pusat atau CBP kepada masyarakat penerima manfaat.





