Diskominfo dan BPS Basel Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Selatan memperkuat sinergi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Upaya penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala BPS Bangka Selatan, Agung Rachmadi, SE, bersama rombongan ke kantor Diskominfo Bangka Selatan, Selasa (10/3/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto, S.ST., M.Si., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Defi Ahmad Batuah, S.Kom, di ruang kerja Kepala Diskominfo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas dukungan komunikasi dan publikasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Bangka Selatan, Agung Rachmadi, mengatakan koordinasi dengan Diskominfo menjadi langkah penting untuk memperkuat sosialisasi sensus kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah.
“Koordinasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan berbagai fasilitas yang ada, khususnya dalam hal publikasi dan sosialisasi melalui media sosial, media elektronik, serta media luar ruang,” ujar Agung.
Selain itu, BPS juga berharap dukungan data atau informasi terkait pelaku usaha yang menjadi binaan pemerintah daerah guna mendukung kelancaran pelaksanaan sensus di lapangan.
Agung menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus terakhir dilaksanakan pada tahun 2016.
Menurutnya, sensus ini menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan serta perubahan struktur ekonomi yang terjadi selama satu dekade terakhir.
“Sensus ekonomi ini menjadi alat untuk mendapatkan gambaran perkembangan ekonomi selama 10 tahun terakhir, termasuk melihat karakteristik dan struktur usaha mulai dari usaha mikro dan kecil, industri menengah hingga industri besar,” jelasnya.
Data yang dihasilkan dari sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam memetakan potensi ekonomi daerah sekaligus menentukan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, BPS Bangka Selatan juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus yang akan melakukan pendataan langsung ke rumah tangga yang memiliki usaha.
“Masyarakat diharapkan dapat menerima petugas sensus yang datang ke rumah untuk mengumpulkan informasi terkait usaha rumah tangga. Petugas tentu dilengkapi dengan surat tugas dan identitas resmi,” imbuhnya.
BPS juga akan berkoordinasi dengan perangkat wilayah setempat sebelum pelaksanaan pendataan di lapangan guna memastikan proses sensus berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik koordinasi yang dilakukan BPS dan siap mendukung penyebarluasan informasi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Yuri, Diskominfo memiliki peran strategis dalam memastikan informasi pemerintah dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat melalui berbagai platform komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah.
“Kami siap mendukung BPS dalam publikasi serta sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 melalui media sosial pemerintah daerah, media elektronik hingga media luar ruang, agar informasi terkait sensus dapat diketahui masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus sehingga data yang dihasilkan akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang. (Eboy)





