Bangka BelitungBelitungBelitung TimurBerandaBeritaPT Timah

Pemda dan Kades di Belitung Dukung RIPPM PT TIMAH, Sinergi Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

BELITUNG, GARUDAMERDEKA.ID – Pemerintah daerah dan para kepala desa di Pulau Belitung menyatakan dukungannya terhadap penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) yang digagas PT TIMAH (Persero) Tbk. Dukungan tersebut disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) RIPPM yang digelar di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur pada 1–2 Juli 2026.

FGD konsultasi publik ini dihadiri pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga perwakilan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui forum tersebut, PT TIMAH menyerap berbagai masukan dan aspirasi sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta mendukung penerapan Good Mining Practice (GMP).

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur, Erna Kunondo, mengapresiasi langkah PT TIMAH yang melibatkan pemerintah daerah dalam penyusunan RIPPM. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dapat diselaraskan dengan program perusahaan.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, kata Erna, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi sangat penting untuk mempercepat pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus terlaksana sehingga aspirasi daerah dapat terserap. Dengan adanya kolaborasi bersama PT TIMAH, diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Belitung Timur,” ujarnya.

Erna juga berharap program pemberdayaan yang disusun nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, pengembangan UMKM, serta peningkatan akses terhadap layanan BPJS Kesehatan.

Dukungan juga datang dari Ketua APDESI Kabupaten Belitung Timur yang juga Kepala Desa Mekar Jaya, Samsudin. Ia menilai berbagai program pemberdayaan PT TIMAH selama ini telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, peningkatan gizi, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi.

Baca juga  Warga Permis Bangka Selatan Senang, Mobil Sehat PT Timah Hadirkan Pengobatan Gratis di Desa

Menurutnya, hasil FGD diharapkan segera diwujudkan dalam program nyata yang mampu menggerakkan kembali perekonomian desa melalui penguatan UMKM, bantuan permodalan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan penanganan stunting.

Sementara itu, Kepala Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Muhammad, mengatakan FGD RIPPM menjadi media komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dan PT TIMAH. Ia mengungkapkan masyarakat di desanya telah merasakan manfaat berbagai program sosial perusahaan, seperti bantuan rehabilitasi rumah, dukungan pendidikan, hingga bantuan biaya pengobatan bagi warga.

Di Kabupaten Belitung, Sekretaris Daerah Marzuki berharap program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT TIMAH tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas masyarakat.

Menurutnya, penguatan UMKM, pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sektor pariwisata harus menjadi bagian dari program pemberdayaan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Lassar, Kecamatan Membalong, Triska Arafat. Ia mengaku masyarakat telah merasakan manfaat sejumlah program PT TIMAH, seperti penanaman mangrove dan bantuan hewan kurban. Ke depan, ia berharap perusahaan dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan desa wisata.

Sebelumnya, PT TIMAH juga telah menggelar pembahasan RIPPM di Pulau Bangka yang mencakup Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Kabupaten Bangka. Melalui penyusunan RIPPM di seluruh wilayah operasionalnya, PT TIMAH berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan program pemberdayaan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : www.timah.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!