Kades Jangkar Asam: Belitung Timur Harus Tetap Aman agar Ekonomi Warga Tumbuh

Menurutnya, dialog yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dapat menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi yang dapat diterima bersama.
Ia menilai kondisi daerah yang aman dan kondusif akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, gejolak yang berkepanjangan berpotensi mengganggu berbagai kegiatan masyarakat dan perekonomian lokal.
“Kita berharap perekonomian Belitung Timur ini bisa jauh lebih baik lagi. Apapun persoalannya, lebih baik kita selesaikan dengan berdialog,” tegasnya.
Fahrizal juga mengingatkan bahwa masyarakat Belitung Timur selama ini dikenal memiliki kehidupan yang damai dan penuh kebersamaan. Menurutnya, kekompakan masyarakat harus terus dijaga, terutama ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kepentingan ekonomi.
“Masyarakat Belitung Timur sebelumnya sangat damai dan adem. Dengan adanya kejadian kemarin, kita menunjukkan bahwa masyarakat Belitung Timur tetap kompak, terutama ketika menyangkut persoalan ekonomi,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi modal untuk membangun daerah secara bersama-sama. Pemerintah, perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, penambang, dan seluruh elemen masyarakat dinilai perlu duduk bersama membahas berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan ekonomi warga.
“Sekali lagi, semoga ke depan apa pun persoalannya lebih baik kita berdialog. Berdialog terkait pembahasan apa pun yang menyangkut perekonomian masyarakat Belitung Timur,” pungkas Fahrizal.
Menurut Fahrizal, menjaga kondusivitas bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menjaga agar roda perekonomian masyarakat tetap berjalan. Dengan komunikasi yang terbuka dan mengedepankan kepentingan bersama, ia berharap Belitung Timur dapat bergerak menuju kondisi ekonomi yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)





