Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Ancam Dua Wartawan Saat Liputan, PWI Bangka Selatan Siap Tempuh Jalur Hukum

“Ketentuan hukum itu berlaku bagi siapa saja. Tidak boleh ada intimidasi, ancaman maupun pelarangan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik,” kata Putra.

PWI Bangka Selatan juga menilai pelarangan pengambilan gambar yang terjadi di lokasi tidak memiliki dasar yang kuat. Pasalnya, peristiwa tersebut terjadi di area terbuka dan ruang publik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Lokasi itu merupakan ruang publik. Wartawan sedang menjalankan tugas peliputan terhadap peristiwa yang menjadi perhatian publik, sehingga tidak ada alasan untuk melarang kegiatan jurnalistik tersebut,” tegas Putra.

Atas kejadian itu, PWI Bangka Selatan mendesak manajemen Cinda Group segera mengambil langkah tegas terhadap oknum pekerja yang diduga melakukan intimidasi terhadap wartawan. Selain itu, perusahaan juga diminta menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers dan masyarakat.

Sebelumnya, dua wartawan yakni Cepi Marlianto dari Bangka Pos dan Suwandika Ananto dari TVRI tengah melakukan peliputan serta pengambilan gambar dua baliho yang masih bertanda segel Satpol PP Bangka Selatan di kawasan Simpang Lima Habang.

Baca juga  PWI Bangka Selatan dan PT TIMAH Tbk Salurkan Daging Kurban untuk Warga

Keduanya mendokumentasikan kondisi baliho yang telah disegel serta proses penurunan yang sedang berlangsung. Namun saat menjalankan tugas jurnalistik tersebut, mereka diduga mendapat ancaman dan intimidasi dari pekerja perusahaan di lokasi.

Peristiwa itu memicu reaksi keras dari kalangan wartawan di Bangka Selatan. PWI Basel menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan itu ke ranah hukum apabila tidak ada penyelesaian yang baik dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan Cinda Group belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp terkait dugaan ancaman dan intimidasi terhadap dua wartawan tersebut. (GM)

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!