BNN Bangka Selatan Gelar Pengobatan Gratis dan Konseling di Kampung Sukadamai

TOBOALI, GARUDA MERDEKA.ID – BNNK Bangka Selatan terus memperkuat upaya pemulihan kawasan rawan narkoba melalui pendekatan kesehatan dan sosial. Hal tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Afirmasi Pemulihan Kawasan Rawan Narkoba berupa pengobatan gratis, konseling, serta sosialisasi layanan rehabilitasi pasca Operasi Kampung Rawan Narkoba Terpadu yang dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026).
Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di Posko Kolaborasi Pemulihan Kampung Sukadamai, tepatnya di rumah H. Ismed, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNK Bangka Selatan Hendra Amoer beserta jajaran, Ketua Forum Kolaborasi Pemulihan Kampung Sukadamai H. Raya bersama anggota, Ketua RT setempat, serta masyarakat Kampung Sukadamai.
Kegiatan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Toboali yang dipimpin oleh dr. Annisa Nur Intan dengan dukungan enam tenaga paramedis.

Kepala BNNK Bangka Selatan Hendra Amoer menyampaikan bahwa kegiatan afirmasi ini merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara BNNK, forum kolaborasi, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam rangka pemulihan Kampung Rawan Narkoba Sukadamai.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses pemulihan Kampung Rawan Narkoba Sukadamai agar dapat bertransformasi menjadi Kampung Bersinar atau Bersih Narkoba,” ungkap Hendra Amoer.

Sebelum pelayanan dimulai, BNNK Bangka Selatan bersama Forum Kolaborasi dan Puskesmas Toboali terlebih dahulu melaksanakan koordinasi singkat guna menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pengobatan gratis, konseling, serta sosialisasi rehabilitasi.
Selanjutnya, Tim BNNK Bangka Selatan memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus menyampaikan informasi layanan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, tenaga kesehatan Puskesmas Toboali memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan dasar sebagai bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan.
Pemeriksaan meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, pengukuran tekanan darah (tensi), serta lingkar perut. Dari kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 23 warga Kampung Sukadamai mendapatkan layanan pengobatan gratis.

Melalui kegiatan ini, Hendra Amoer berharap pendekatan terpadu antara aspek kesehatan, edukasi, dan rehabilitasi dapat mempercepat proses pemulihan Kampung Sukadamai.
“Kami berharap Kampung Sukadamai dapat segera pulih dan menjadi Kampung Bersinar, sehingga masyarakatnya sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” pungkas Hendra Amoer. (Eboy)





