Didit Srigusjaya Raih Dukungan Penuh 47 PAC, Jadi Kandidat Terkuat Ketua DPD PDIP Babel

PANGKALPINANG – Didit Srigusjaya mengukuhkan posisinya sebagai kandidat terkuat dalam bursa pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Hal ini setelah ia berhasil meraih dukungan penuh dari seluruh 47 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Babel dalam pleno penjaringan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di masing-masing kabupaten/kota pada 14–19 September 2025.
Hasil tersebut menempatkan Didit sebagai calon dengan legitimasi terkuat dan mengungguli sejumlah kandidat lain yang mendapatkan dukungan terbatas.
Beberapa nama yang turut masuk dalam penjaringan di antaranya: Imam Wahyudi (11 PAC), Mehoa (7 PAC), Elvi Diana (6 PAC), Erwin Asmadi (6 PAC), Fezzi Uktolseja (5 PAC), Taufik Rizani (3 PAC), Rustamsyah (2 PAC), Hendriyansen (2 PAC), Kamarudin Muten (2 PAC), Anton Ghozali (1 PAC), Mulkan (1 PAC), dan Vina (1 PAC).
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel, Sri Rezeki, menjelaskan mekanisme penjaringan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat PAC hingga DPC. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan calon yang diajukan benar-benar mendapat dukungan dari akar rumput partai, sehingga proses demokrasi internal dan kaderisasi berjalan transparan serta sesuai aturan organisasi.
“Proses ini menunjukkan bahwa demokrasi internal dan kaderisasi di PDI Perjuangan berjalan baik. Calon yang maju adalah mereka yang benar-benar lahir dari basis, bukan sekadar penunjukan,” kata Sri Rezeki, Jumat (19/9/2025).
Menurut Sri, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI Perjuangan, calon Ketua DPD harus merupakan kader dengan masa keanggotaan minimal tujuh tahun. Ketentuan ini diterapkan agar yang bersaing di tingkat provinsi merupakan kader yang memiliki pengalaman, dedikasi, serta rekam jejak jelas dalam mengelola organisasi.
Tahapan selanjutnya setelah penjaringan ini adalah psikotes yang akan dilaksanakan oleh DPP PDI Perjuangan. Tes ini merupakan bagian dari proses seleksi yang wajib dilalui sebelum penetapan akhir.
“Nama-nama hasil pleno akan mengikuti psikotes yang digelar DPP. Keputusan final sepenuhnya berada di tangan DPP dan akan diumumkan pada Konferensi Daerah (Konferda) mendatang,” jelas Sri.
Dengan dukungan penuh dari 47 PAC, peluang Didit Srigusjaya untuk kembali memimpin DPD PDI Perjuangan Babel semakin besar. Ia disebut-sebut sebagai figur yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk membawa PDI Perjuangan Babel semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
Konferda nantinya akan menjadi panggung penentuan bagi seluruh kandidat, namun dengan raihan dukungan yang mutlak dan menyeluruh, Didit kini berada di posisi paling strategis untuk kembali menjadi nakhoda PDI Perjuangan di Bangka Belitung. (Yg)





