BangkaBangka BelitungBelitungBerandaBeritaPT Timah

Rindu Rifiani, Gadis Belitung yang Berani Merantau Demi Cita-Cita: “Doakan Rindu, Ma”

BANGKA — Tak banyak remaja yang berani mengambil keputusan besar di usia muda, Jumat (18/7/2025).

Namun Rindu Rifiani, siswi asal Tanjungpandan, Belitung, membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk melangkah menuju masa depan.

Di tengah kenyamanan rumah dan dekapan keluarga, Rindu memilih jalan berbeda: merantau ke Pulau Bangka demi meraih mimpi.

Rindu merupakan salah satu dari 37 siswa yang lolos sebagai penerima Beasiswa Pemali Boarding School PT Timah Tbk Tahun Ajaran 2025/2026.

Kini, ia akan menempuh pendidikan di SMAN 1 Pemali dan tinggal di asrama Pemali Boarding School, sebuah lingkungan yang tak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan.

Yang membanggakan, keputusan Rindu ini murni dari keinginan pribadinya. Sebagai anak bungsu, Rindu justru mengambil inisiatif sendiri untuk mencari peluang beasiswa, mendaftar, mengikuti setiap proses seleksi dengan serius, hingga akhirnya dinyatakan lulus.

“Rindu memang cari sendiri beasiswa. Begitu tahu soal Pemali Boarding School, langsung daftar dan ikut seleksi. Alhamdulillah diterima. Rindu senang sekali, semangat ingin belajar dan punya banyak teman baru di sana,” ujarnya penuh semangat.

Baginya, ini bukan sekadar pindah sekolah, melainkan langkah awal mewujudkan cita-cita besarnya menjadi seorang produser film. Ia percaya bahwa pendidikan berkualitas akan membantunya meraih mimpi, sekaligus menjadi jalan untuk membahagiakan keluarga.

“Terima kasih banyak PT Timah Tbk atas kesempatan besar ini. Semoga program ini terus berlanjut agar lebih banyak anak-anak seperti Rindu bisa meraih mimpi. Untuk Mama, doakan Rindu ya, agar bisa membuat Mama bangga,” ucap Rindu sambil menyeka air mata haru.

Di balik tekad kuat Rindu, ada restu dan cinta seorang ibu yang luar biasa. Sang ibu, Nia Sari, yang hadir dalam prosesi serah terima siswa baru di asrama, tak kuasa menahan air mata. Antara bangga dan sedih, ia mengiringi langkah Rindu menuju dunia baru yang penuh tantangan.

Baca juga  PT TIMAH Tbk Dorong Generasi Sehat dan Cerdas di Belitung Lewat Program Makan Bergizi Gratis

“Saya bangga sekali pada Rindu. Dia anak bungsu saya, tapi punya tekad kuat sejak awal. Rasanya campur aduk, bangga, haru, dan sedih karena harus melepas anak jauh dari rumah untuk belajar di Bangka. Tapi saya percaya, ini jalan terbaik untuk masa depannya,” tutur Nia lirih.

Selama lebih dari dua dekade, Pemali Boarding School PT Timah Tbk telah menjadi program unggulan dalam mencetak generasi muda berkualitas di lingkungan operasional perusahaan. Sistem pendidikan berasrama tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, integritas, dan kepemimpinan.

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen sosial PT Timah Tbk dalam membangun sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di masa depan. Di balik setiap siswa seperti Rindu, tersimpan harapan besar akan kemajuan bangsa melalui pendidikan.

“PT Timah bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan anak-anak seperti Rindu. Kami percaya, investasi terbaik adalah pada generasi muda. Mereka adalah masa depan bangsa,” ujar perwakilan manajemen PT Timah Tbk dalam sambutannya saat seremoni penyambutan siswa.

Kisah Rindu Rifiani bukan hanya inspiratif, tetapi juga menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih dengan keberanian, ketekunan, dan doa dari orang-orang tercinta.

Di usia yang masih sangat muda, Rindu sudah memulai perjalanan penting yang akan mengubah hidupnya dan mungkin, mengubah dunia lewat film-filmnya kelak.

“Doakan Rindu, Ma,” begitu harapnya—sebuah kalimat yang sederhana namun sarat makna, mewakili ribuan harapan di dada seorang anak yang tak gentar menjemput masa depan. (Tri)

sumber: www.timah.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!