PT Timah Perkuat Konservasi dengan Hutan Kehati dan Reklamasi Laut

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk terus berkomitmen dalam menjaga keanekaragaman hayati melalui berbagai program konservasi lingkungan, Jumat (21/3/2025).
Program ini mencakup pengelolaan Hutan Keanekaragaman Hayati (Hutan Kehati), reklamasi laut, serta Pusat Penyelamatan Satwa sebagai langkah nyata dalam mendukung ekosistem yang berkelanjutan.
Hutan Kehati yang dikelola PT Timah mencapai total luas 56,2 hektare, tersebar di beberapa lokasi, yakni Hutan Kota Mentok di Kabupaten Bangka Barat (2,2 hektare), Kampoeng Reklamasi Air Jangkang di Kabupaten Bangka (37 hektare), dan Hutan Keanekaragaman Hayati Kundur di Kabupaten Karimun (17 hektare).
Selain itu, PT Timah juga aktif melakukan reklamasi laut dengan menanam mangrove serta melakukan restocking cumi/sotong dan kepiting bakau. Program ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir dan menjaga keseimbangan populasi biota laut.
“Hutan Kehati, pelepasan satwa yang dilindungi, dan program reklamasi laut merupakan bagian dari upaya PT Timah dalam melestarikan ekosistem alami di sekitar wilayah operasional perusahaan. Ini dilakukan melalui perlindungan dan pemeliharaan flora serta fauna agar tetap lestari,” ujar Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan.
Lebih dari sekadar konservasi, program Keanekaragaman Hayati PT Timah juga berfungsi sebagai pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Misalnya, Hutan Kehati di Mentok Bangka Barat sering menjadi lokasi kunjungan bagi Kader Adiwiyata Bangka Barat untuk belajar tentang upaya pelestarian lingkungan.
Anggi menegaskan bahwa dalam menjalankan bisnisnya, PT Timah selalu mengedepankan prinsip Good Mining Practice, dengan memastikan keberlanjutan ekosistem serta meminimalkan dampak aktivitas tambang terhadap lingkungan.
“PT Timah berupaya mengintegrasikan pengelolaan keanekaragaman hayati ke dalam setiap aktivitasnya. Melalui program ini, perusahaan tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam perlindungan ekosistem darat dan edukasi lingkungan,” tambahnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen PT Timah dalam menciptakan keseimbangan antara kegiatan industri dan kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Gian)





