BangkaBangka BelitungBangka TengahBeritaHukumKriminalPangkalpinang

Orang Tua Bocah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Depati Hamzah Minta Keadilan ke Presiden Prabowo

“Anak saya masih bisa berbicara dengan lancar sebelum disuntik. Tapi setelah itu kondisinya memburuk. Ketika saya bertanya kepada perawat, tidak ada satu pun yang mau memberikan jawaban pasti,” beber Yanto.

Dugaan malpraktik ini semakin kuat setelah informasi beredar bahwa yang menangani Aldo bukan dokter spesialis jantung, melainkan dokter spesialis anak, Dokter Ratna.

Ia hanya berkonsultasi dengan Dokter Kuncoro Bayu Aji melalui telepon sebelum memberikan tindakan medis.

Kesalahan diagnosis dan ketidaktepatan dalam asesmen diduga menjadi penyebab utama kematian Aldo.

Kasus ini pun menjadi ujian transparansi bagi Polda Babel. Saat dikonfirmasi, penyidik M. Ikbal menyatakan bahwa laporan masih dalam proses.

Baca juga  Sertijab Pj Sugito ke Gubernur Hidayat Arsani, Awal Kepemimpinan Baru Bangka Belitung 

“Untuk rilis resminya nanti akan disampaikan oleh bidang humas. Kami bekerja secara transparan dan tidak menutupi apa pun,” tegas M. Ikbal melalui sambungan telepon.

Namun, pernyataan ini tidak cukup bagi keluarga korban yang terus menuntut kejelasan. Mereka berharap agar pihak berwenang segera menyelesaikan penyelidikan dengan adil dan transparan.

Hingga kini, keluarga Aldo masih menunggu keadilan dan berharap kasus ini tidak menguap begitu saja. Apakah keadilan akan berpihak kepada mereka, atau justru tenggelam dalam ketidakpastian? (Shin)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!