Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

Tak Hanya Tambang, PT Timah Tbk Bangun Desa dan Sejahterakan Rakyat Lewat Program PPM Terpadu 

PANGKALPINANG — PT Timah Tbk, anggota holding industri pertambangan MIND ID, tidak hanya berfokus pada eksplorasi dan produksi timah, Kamis (22/5/2025).

Lebih dari itu, perusahaan ini menunjukkan komitmen kuat dalam menumbuhkan harapan dan kemandirian masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.

PPM PT Timah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan perempuan.

Program ini dijalankan di seluruh wilayah operasional perusahaan, dengan mengoptimalkan potensi lokal agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan program yang terintegrasi, mendorong masyarakat agar mandiri dengan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkap Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah.

Dalam bidang pendidikan, PT Timah menghadirkan Pemali Boarding School, program beasiswa yang ditujukan untuk pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Melalui pendekatan pendidikan berasrama, siswa dibekali pendidikan formal dan penguatan karakter.

Sejak tahun 2020, PT Timah meluncurkan program Mobil Sehat, yang menjadi solusi layanan kesehatan keliling di wilayah terpencil. Ribuan masyarakat telah merasakan manfaat layanan medis ini secara gratis, mencakup pemeriksaan umum, konsultasi, hingga pengobatan dasar.

Komitmen PT Timah di bidang ketahanan pangan diwujudkan melalui pembinaan kelompok tani Gapoktan Sinar Baru di Kabupaten Bangka Selatan sejak 2023. Di lahan seluas 5.000 meter persegi, para petani membudidayakan ribuan pohon cabai dengan hasil panen mencapai ratusan kilogram.

Baca juga  Polres Bangka Selatan Tanam 500 Pohon di Lahan Ex-Tambang

“PT Timah tidak hanya memberi bantuan bibit dan alat pertanian, tetapi juga mendampingi kami secara teknis dan manajemen usaha. Panen kami meningkat tajam sejak ada pendampingan,” ujar Amir, Ketua Gapoktan Sinar Baru.

Langkah ini sekaligus mendukung agenda nasional Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita untuk mewujudkan swasembada pangan.

Di bidang lingkungan, PT Timah secara rutin melaksanakan penanaman mangrove bersama masyarakat untuk menjaga ekosistem pesisir.

Sementara dalam pelestarian budaya, PT Timah bermitra dengan Lembaga Adat Mapur untuk mengembangkan Kampung Adat Gebong Memarong di Dusun Air Abik, Kabupaten Bangka. Kolaborasi ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas masyarakat adat.

Anggi Siahaan menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis perusahaan harus berjalan seiring dengan keberlanjutan sosial masyarakat. Oleh karena itu, seluruh program PPM terus disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat agar tepat sasaran dan berdampak langsung.

“Kami berkomitmen untuk terus mendengarkan masyarakat dan menyesuaikan program dengan dinamika lapangan. Harapannya, program ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian masyarakat,” tutupnya.

Dengan pendekatan menyeluruh dan kolaboratif, PT Timah menjadikan program PPM sebagai wajah kemanusiaan dari industri tambang—bukan hanya menggali sumber daya alam, tetapi juga menumbuhkan harapan dan masa depan masyarakat. (Shin)

sumber: www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!