Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Dinsos Pangkalpinang Verifikasi 227 Calon Penerima Bansos, Hanya 135 Lolos

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebanyak 135 calon penerima bantuan sosial memenuhi kriteria setelah melalui verifikasi lapangan terhadap 227 nama dalam data awal.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.

Kepala Dinsos Kota Pangkalpinang, Khotaman Barka, mengatakan ratusan nama tersebut sebelumnya telah terdaftar dalam daftar tunggu penerima bantuan. Mereka berkesempatan memperoleh bantuan setelah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

“Data awal yang kami terima itu sebanyak 227. Tapi telah diverifikasi di lapangan oleh para pendamping program masing-masing, itu tersisa 135,” kata Khotaman dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, hasil verifikasi menunjukkan sejumlah calon penerima tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan. Beberapa di antaranya dinilai telah memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik, berada pada desil kesejahteraan yang tinggi, telah meninggal dunia, hingga berpindah alamat sehingga tidak dapat ditemukan.

Selain itu, Dinsos juga menemukan calon penerima yang terindikasi terlibat judi online (judol). Namun, Khotaman tidak merinci jumlah nama yang masuk dalam kategori tersebut maupun indikator yang digunakan untuk menentukannya.

Menurutnya, verifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Data calon penerima harus disesuaikan dengan kondisi faktual masyarakat agar bantuan pemerintah dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan.

Baca juga  Kades Tanjung Labu Polisikan Akun TikTok, Tegas Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tak Berpihak ke Perusahaan Sawit

Khotaman juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga kartu ATM dan dokumen identitas yang digunakan dalam proses pencairan. Ia meminta agar fasilitas tersebut tidak disalahgunakan oleh anggota keluarga maupun pihak lain.

“Jangan sampai dimanfaatkan atau dipergunakan oleh anggota keluarga yang lain untuk hal-hal yang bukan peruntukannya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah penerima bantuan pada periode ini lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. Untuk itu, Dinsos menggelar penyaluran secara langsung dengan melibatkan pihak perbankan.

Pada hari pelaksanaan, sebanyak 80 orang diundang untuk menerima kartu bantuan. Sementara calon penerima lainnya dijadwalkan memperoleh kartu secara bertahap pada hari berikutnya.

Pembagian dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas tempat serta ketersediaan sumber daya manusia dari Bank BNI yang memfasilitasi kegiatan tersebut.

Khotaman menyampaikan apresiasi kepada BNI atas dukungan dalam proses penyaluran bantuan sosial di Kota Pangkalpinang.

Ia menegaskan, pemerintah kota terus berupaya memfasilitasi masyarakat yang memenuhi persyaratan agar dapat mengakses program bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami berharap bantuan PKH dan sembako dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat,” katanya. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!