Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Wali Kota Saparudin Genjot Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan Publik di Paripurna HUT ke-269 Pangkalpinang

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin Masyarif memaparkan sejumlah capaian dan program strategis pemerintah daerah dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pangkalpinang memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang, Kamis (17/9/2026).

Dalam paripurna tersebut, Saparudin menyoroti tiga sektor yang menjadi perhatian pemerintah kota selama 11 bulan kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, yakni pendidikan, kesehatan dan peningkatan pelayanan publik.

Saparudin menegaskan pembangunan Kota Pangkalpinang membutuhkan kesinambungan serta kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan satu pemimpin atau satu periode pemerintahan.

“Pembangunan sebuah kota bukanlah pekerjaan satu orang. Bukan pekerjaan satu wali kota. Bukan pekerjaan satu wakil wali kota. Dan bukan pula pekerjaan satu periode pemerintahan. Pembangunan adalah estafet dan keberlanjutan,” ujar Saparudin.

Di sektor pendidikan, Pemkot Pangkalpinang tengah membangun SMP Negeri 11 di eks Terminal Selindung. Pembangunan tersebut akan dilanjutkan dengan pembangunan SMP Negeri 12 di kawasan Air Kepala Tujuh pada tahun depan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di Kota Pangkalpinang.

“Untuk memperluas akses pendidikan yang merata serta memutus rantai kemiskinan, kami sedang membangun SMP Negeri 11 di eks Terminal Selindung dan dilanjutkan SMP Negeri 12 di Air Kepala Tujuh tahun depan,” katanya.

Selain pembangunan sekolah, pemerintah kota memberikan beasiswa dan seragam gratis bagi siswa kurang mampu pada tahun ajaran 2026/2027. Pemkot juga tengah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat kepada pemerintah pusat.

Saparudin turut menyampaikan capaian pendidikan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik 2026, jenjang SD Pangkalpinang berada di peringkat keenam nasional, sementara jenjang SMP menempati peringkat kesembilan.

Baca juga  HUT ke-29, PT DAK Perkuat Inovasi dan Kolaborasi untuk Menembus Pasar Global

Pada sektor kesehatan, Pangkalpinang berhasil meraih UHC Award 2026 dengan cakupan kepesertaan JKN mencapai 99,86 persen. Kota Pangkalpinang juga meraih Terbaik III Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Regional Sumatera.

Sementara untuk memperkuat pelayanan publik dan optimalisasi pendapatan daerah, Pemkot Pangkalpinang telah meluncurkan aplikasi PKP SMART. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran pajak secara cashless.

Di bidang lingkungan, pemerintah kota juga telah meresmikan TPS3R Kawa Begawe di Selindung dan merencanakan pembangunan unit TPS3R serta TPST tambahan guna meningkatkan pengolahan sampah.

Saparudin mengatakan berbagai capaian tersebut harus terus dikawal agar pembangunan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia juga mengajak DPRD Kota Pangkalpinang memperkuat sinergi dalam memastikan anggaran daerah benar-benar digunakan untuk mendukung pembangunan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saya mengajak DPRD untuk bersama-sama memastikan bahwa APBD bukan hanya menjadi dokumen anggaran, tetapi menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Setiap rupiah harus memberikan dampak dan manfaat,” tegasnya.

Dalam paripurna tersebut, Saparudin juga memaparkan indikator makro ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Pangkalpinang pada 2025 tercatat 4,54 persen, sedangkan IPM mencapai 81,64 dengan kategori sangat tinggi.

Namun, pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya inflasi yang tercatat 4,11 persen pada Agustus 2026 serta pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 sebesar 0,10 persen.

Capaian dan tantangan tersebut, menurut Saparudin, menjadi bagian dari proses pembangunan yang harus dihadapi secara bersama-sama demi keberlanjutan pembangunan Kota Pangkalpinang. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!