Eddy Iskandar Dorong Pelajar Pangkalpinang Melek Keuangan, Waspadai Aplikasi Ilegal

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID— Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Iskandar, mendorong penguatan literasi keuangan bagi pelajar SMA dan SMK di Kota Pangkalpinang. Edukasi dinilai penting untuk mencegah generasi muda terjerat penggunaan aplikasi keuangan ilegal.
Dorongan tersebut disampaikan Eddy saat menggelar reses gabungan anggota DPRD Babel Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang di Aula SMKN 2 Pangkalpinang, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 400 pelajar SMA dan SMK se-Kota Pangkalpinang. Dalam reses itu, DPRD Babel menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Sumsel Babel untuk memberikan edukasi mengenai literasi serta pengelolaan keuangan.
Eddy mengatakan, pelajar yang mulai memasuki usia 17 tahun dan memiliki KTP perlu mendapatkan pemahaman mengenai cara menggunakan produk dan layanan keuangan secara aman.
“Kami melihat persoalan literasi keuangan ini harus terus digencarkan, disampaikan kepada terutama adik-adik pelajar yang baru punya KTP, bisa buat rekening agar terhindar dari hal-hal penggunaan aplikasi yang menyentuh hal-hal yang bertentangan dengan hukum,” tegas Eddy.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap berbagai aplikasi keuangan harus diimbangi dengan pengetahuan yang memadai. Pelajar tidak hanya perlu mengetahui cara menggunakan rekening, tetapi juga memahami risiko serta mampu membedakan layanan keuangan resmi dan ilegal.
Eddy juga menyoroti rencana pemerintah memberikan rekening bagi anak yang telah berusia 17 tahun. Program tersebut, kata dia, harus diiringi kemampuan mengelola keuangan sejak dini.
“Kemudian termasuk juga bagaimana memanfaatkan atau me-manage potensi keuangan yang akan mereka dapatkan setelah punya KTP, karena mudah-mudahan sebagaimana program pemerintah nanti anak-anak yang 17 tahun itu akan diberikan rekening, sehingga mereka mulai bisa manage keuangan ke depan,” jelasnya.





