Eddy Iskandar Dorong Pelajar Pangkalpinang Melek Keuangan, Waspadai Aplikasi Ilegal

Selain literasi keuangan, Eddy menjelaskan reses gabungan tersebut menjadi ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat secara lebih menyeluruh. Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat tidak terbatas pada satu bidang atau satu komisi di DPRD.
“Kami gelar reses itu secara bersama karena persoalan masyarakat itu kan bukan hanya satu atau dua persoalan yang berkaitan dengan komisi tertentu, tapi juga banyak,” ujarnya.
Dengan melibatkan anggota DPRD dari berbagai komisi yang berasal dari Dapil Pangkalpinang, aspirasi masyarakat diharapkan dapat dipetakan secara utuh untuk kemudian diperjuangkan menjadi program pemerintah.
Eddy mengakui keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat. Namun, ia memastikan DPRD akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara bertahap.
“Alhamdulillah, kami selalu berusaha menyuarakan aspirasi masyarakat, kawan-kawan di DPRD juga kompak mendorong itu, persoalan yang dihadapi memang persoalan keterbatasan keuangan, sehingga memang tidak semua apa yang disampaikan bisa diselesaikan secara seketika, tapi secara bertahap mudah-mudahan ada solusinya,” katanya.
Eddy turut mengapresiasi pihak SMKN 2 Pangkalpinang yang telah menyediakan fasilitas untuk pelaksanaan reses sekaligus membuka ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan para pelajar.
“Terima kasih kepada kepala sekolah SMKN 2 yang telah menyediakan fasilitas, ruang dialog yang lebih terbuka dan intens dengan siswa, yang mudah-mudahan kami bisa melakukan lebih berkaitan dengan keuangan dan pendidikan di sini,” pungkasnya. (GM)





