Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

PT TIMAH Perkuat GENTING, Tiga Keluarga Dapat Rumah Layak Huni

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.IDPT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) melalui bantuan rumah layak huni bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Penyerahan bantuan rumah layak huni secara simbolis kepada tiga keluarga penerima manfaat berlangsung di Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna.

Tiga keluarga penerima bantuan tersebut yakni Muhammad Liyo Arsadana, Firdayanti, dan Soleha. Salah satu penerima manfaat merupakan keluarga berisiko stunting (KRS).

Bantuan rumah layak huni tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat sekaligus mendukung pencegahan stunting sejak dini. Perbaikan kualitas hunian, sanitasi, akses air bersih, dan kondisi lingkungan dinilai penting dalam menjaga kesehatan keluarga serta mendukung tumbuh kembang anak.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, Program GENTING tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menyasar berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab stunting, termasuk kondisi rumah yang tidak layak.

“Salah satu penyebab stunting memang rumah yang kurang layak. Karena itu, sanitasi, akses air bersih, dan kondisi lingkungan tempat tinggal menjadi perhatian,” ujar Wihaji.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Karena itu, berbagai faktor risiko harus ditangani sedini mungkin sebelum stunting terjadi.

Wihaji juga menilai kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk mempercepat penanganan stunting, terutama dalam menyediakan lingkungan tempat tinggal yang sehat bagi keluarga yang membutuhkan.

“Sebelum stunting terjadi, kita harus menyelesaikan faktor penyebabnya. Salah satunya melalui bantuan rumah layak huni. Alhamdulillah, PT TIMAH hadir sebagai orang tua asuh bersama pihak perbankan dan perusahaan lainnya,” katanya.

Baca juga  Hidup Lebih Layak di Usia Senja: Hadiah Lebaran RLH dari PT Timah Tbk untuk Lansia di Jelitik

Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni melalui skema pemerintah memiliki sejumlah persyaratan administrasi. Karena itu, kolaborasi berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kalau menggunakan APBD memang ada persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program,” ujar Wihaji.

Keterlibatan PT TIMAH dalam Program GENTING merupakan bagian dari pelaksanaan TJSL perusahaan sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui bantuan rumah layak huni, PT TIMAH tidak hanya membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan sehat, tetapi juga ikut menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Bagi tiga keluarga penerima, bantuan tersebut menjadi dukungan penting untuk mendapatkan hunian yang lebih layak dan sehat. Kondisi rumah yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung kesehatan, pengasuhan, serta tumbuh kembang anak.

Selain mendukung Program GENTING melalui bantuan rumah layak huni, PT TIMAH juga berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kegiatan peningkatan kapasitas pengasuhan di Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengasuhan keluarga dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Sinergi pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperluas intervensi pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui dukungan tersebut, PT TIMAH menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program TJSL yang menyasar kebutuhan dasar keluarga sekaligus mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Sumber : www.timah.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!