Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Wartawan Dilarang Ambil Video dan Diancam Pekerja Cinda Media Saat Liput Baliho Disegel Pol PP Basel 

TOBOALl , GARUDAMERDEKA.ID – Seorang wartawan diduga mendapat intimidasi dan ancaman dari pekerja PT Cinda Karya Media (Cinda Media) saat meliput proses penurunan dua baliho yang sebelumnya telah disegel oleh Satpol PP Kabupaten Bangka Selatan di Simpang Lima Habang, Kamis (11/6/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi ketika jurnalis Bangkapos.com bersama wartawan TVRI mendatangi lokasi untuk mengambil gambar dan video dua baliho yang sedang diturunkan dari rangka besi. Kedua baliho tersebut masih terlihat menyisakan tanda segel yang dipasang Satpol PP Bangka Selatan.

Saat proses peliputan berlangsung, seorang pegawai yang berada di lokasi menghampiri wartawan dan mempertanyakan aktivitas pengambilan video.

“Bang, ada apa ambil video,” tanyanya.

Wartawan kemudian menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalankan tugas jurnalistik untuk kebutuhan pemberitaan.

“Liputan,” jawab wartawan.

Meski telah mendapat penjelasan, pegawai tersebut kemudian menyampaikan keberadaan wartawan kepada dua rekannya yang sedang bekerja di atas rangka baliho.

Tak lama berselang, salah seorang pekerja dari atas baliho kembali mempertanyakan tujuan pengambilan video. Setelah mendapat jawaban yang sama, pekerja tersebut justru melarang wartawan melakukan dokumentasi.

“Dak usah ambil video. Apa hak ambil video,” teriak pekerja tersebut.

Larangan itu berlanjut dengan permintaan agar wartawan menghentikan peliputan dan meninggalkan lokasi.

Baca juga  PT Timah Tbk Bawa Harapan Lewat Aksi Kemanusiaan, Warga Bangka Nikmati Layanan Kesehatan dan Donor Darah Gratis

“Dak usah meliput di sini,” katanya.

“Dak usah ambil video,” ulangnya dengan nada tinggi.

Situasi di lokasi semakin memanas ketika seorang pegawai yang disebut berasal dari Cinda Media melontarkan kalimat yang dinilai bernada ancaman kepada wartawan.

“Kalau ada apa-apa ku cari kamu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menambah ketegangan di lokasi. Tidak lama kemudian, dua pekerja yang sebelumnya berada di atas baliho turun ke bawah dan terlibat adu argumentasi dengan jurnalis Bangkapos.com serta sejumlah wartawan lainnya yang berada di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah seorang pekerja yang terlibat diketahui bernama Rian. Ia disebut bekerja di PT Cinda Karya Media atau Cinda Group. Perusahaan tersebut diketahui merupakan milik Basit Cinda, yang sebelumnya pernah maju sebagai calon Wali Kota Pangkalpinang pada Pilkada Ulang 2025.

Insiden ini terjadi saat wartawan menjalankan tugas jurnalistik untuk meliput penurunan dua baliho yang telah disegel oleh Satpol PP Bangka Selatan. Peliputan dilakukan di ruang publik dan berkaitan dengan informasi yang menjadi perhatian masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Cinda Karya Media maupun pihak pekerja yang terlibat terkait dugaan pelarangan peliputan dan ancaman terhadap wartawan tersebut. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!