Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Babel Peduli dan Berdaya, Hidayat Arsani Genjot Program Sosial Tepat Sasaran

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat berbagai program sosial berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Pemprov Babel menegaskan komitmennya menghadirkan program sosial yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD), sejumlah program strategis terus digulirkan, mulai dari Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), perlindungan sosial tenaga pendamping, bantuan kebencanaan hingga dukungan bagi lembaga kesejahteraan sosial.

“Program ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi bentuk investasi sosial agar masyarakat lebih mandiri, produktif dan sejahtera,” ujar Hidayat Arsani.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat yakni Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang menyasar masyarakat usia produktif dari kalangan kurang mampu yang telah memiliki usaha. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi mikro masyarakat sekaligus membuka peluang usaha yang lebih berkembang.

Dalam program tersebut, penerima manfaat dapat memperoleh bantuan dengan nilai usulan hingga Rp5 juta per orang melalui proses verifikasi dan seleksi berjenjang mulai dari desa, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.

Selain sektor ekonomi, Pemprov Babel juga fokus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Program ini memberikan bantuan bahan bangunan senilai Rp20 juta bagi masyarakat yang memenuhi syarat agar memiliki hunian yang lebih layak, sehat dan aman.

Baca juga  Babel Peringkat 2 Nasional IMDI 2025, Gubernur: Bukti Provinsi Kepulauan Bisa Jadi Pemimpin Transformasi Digital

Pemprov Babel juga memperluas perlindungan sosial melalui pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para pendamping sosial seperti PSM, Tagana dan Pordam. Selain itu, pemerintah turut memberikan santunan kematian, bantuan kebencanaan hingga dukungan operasional bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan panti sosial.

Sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor, Dinsos PMD turut memfasilitasi berbagai bantuan non-APBD seperti penyaluran 100 paket bantuan pangan, santunan anak yatim, bantuan alat bantu disabilitas melalui program CSR perusahaan hingga penyaluran dana zakat bersama BAZNAS.

Program bantuan alat bantu disabilitas menjadi salah satu wujud nyata sinergi pemerintah dengan dunia usaha. Bantuan tersebut berasal dari dukungan CSR sejumlah perusahaan seperti PT Angkasa Pura Indonesia dan Bank Sumsel Babel berupa kursi roda, kaki palsu dan alat bantu aksesibilitas lainnya.

Seluruh program dijalankan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran melalui mekanisme usulan dari desa dan kelurahan, verifikasi lapangan hingga penetapan penerima manfaat melalui keputusan gubernur.

Hidayat Arsani mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal program sosial agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Kita ingin memastikan setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dengan sinergi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, Pemprov Babel optimistis program sosial berkelanjutan tersebut mampu menjadi pengungkit kesejahteraan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat menuju Bangka Belitung yang maju, mandiri dan berdaya saing. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!