Wali Kota Pangkalpinang Serahkan 33 Penghargaan Inovasi Daerah, Dorong ASN Lebih Kreatif

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID – Semangat inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang terus diperkuat. Sebanyak 33 penghargaan inovasi daerah diserahkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin kepada organisasi perangkat daerah (OPD), satuan pendidikan, dan UPT Puskesmas, Rabu (11/2/2026).
Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kota Pangkalpinang. Penghargaan tersebut diberikan kepada perangkat daerah dan institusi pendidikan yang dinilai berhasil menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai capaian tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang progresif di lingkungan birokrasi.
“Ini bukan hanya penghargaan, tetapi bentuk apresiasi atas kerja keras dan kreativitas teman-teman semua. Inovasi yang dikembangkan harus terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bersama,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat. Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui penciptaan iklim kerja yang kondusif bagi lahirnya ide-ide baru.
“Kami akan terus mendukung peningkatan kapasitas SDM serta menciptakan lingkungan kerja yang mendorong pengembangan inovasi,” tegasnya.
Prof. Saparudin yang akrab disapa Prof Udin juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, penguatan kualitas aparatur menjadi faktor penentu keberhasilan pelayanan publik.
“Pembangunan harus seimbang antara fisik dan SDM. Jangan hanya membangun gedung atau fasilitas, tapi manusianya tidak diperkuat. Kalau SDM kuat, saya yakin pelayanan akan lebih cepat dan lebih baik,” katanya.
Ia turut mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berani keluar dari pola kerja lama. Kreativitas serta keberanian melakukan terobosan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan birokrasi modern.
“Inovasi itu lahir dari semangat perubahan. Tidak harus besar, yang penting berdampak dan mampu memudahkan masyarakat,” ujarnya.
Melalui penghargaan inovasi daerah ini, Pemkot Pangkalpinang berharap budaya inovasi semakin mengakar di setiap perangkat daerah. Dengan aparatur yang adaptif dan responsif, pemerintah optimistis kualitas pelayanan publik akan terus meningkat seiring dinamika kebutuhan masyarakat. (YG)





