Bangka BelitungBangka SelatanBerita

Sawit Tumbuh di Sawah, Ancaman Hukum Mengintai Alih Fungsi Lahan di Bangka Selatan

BANGKA SELATAN – Sejumlah kebun kelapa sawit yang telah memasuki usia produksi terpantau tumbuh subur diduga di kawasan persawahan Desa Rias, Dusun Air Pairam, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (1/5/2025).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Selasa 29 April 2025, tanaman sawit tersebut menunjukkan tanda-tanda telah berproduksi, dengan batang pohon yang menjulang dan tandan buah segar (TBS) siap panen.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait diduga alih fungsi lahan persawahan menjadi kebun sawit, terutama dari sisi legalitas dan keberlanjutan ketahanan pangan.

Menanggapi temuan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Romdhoni, SP., MM, menyarankan agar wartawan mengonfirmasi langsung ke Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan.

“Lebih jelasnya bisa langsung ke Kadis Basel saja. Karena perizinan perkebunan bila tidak lintas kabupaten, kewenangan penuh berada di kabupaten,” ujar Edi saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu malam (30/4/2025).

Baca juga  Komitmen PT TIMAH, UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi di Setiap Kegiatan Perusahaan

Wartawan kemudian menghubungi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika.

Saat ditanya soal keabsahan alih fungsi lahan, Risvandika menekankan pentingnya verifikasi di lapangan.

Menurutnya, tidak semua lahan di Desa Rias termasuk dalam peta LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

“Di lokasi Rias yang mana, Pak? Karena perlu kita cek lebih dulu kebenarannya. Kita ada peta LP2B, jadi tidak semua Desa Rias masuk peta itu,” jawabnya.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah jika lahan itu sebelumnya merupakan sawah dan kini telah berubah menjadi kebun sawit, maka termasuk pelanggaran, Risvandika tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian.

“Kita harus cek lapangan dulu, karena kita dak bisa sembarangan, Pak,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!