BNNK Basel Bidik Sekolah Bersinar, 24 SMP Teken PKS P4GN

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan membidik terwujudnya lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba atau Sekolah Bersinar melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan serta 24 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta.
Penandatanganan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Anshori dengan Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (29/10/2026).
Dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah, pengawas sekolah, pengawas madrasah, serta kepala SMP se-Kabupaten Bangka Selatan.
Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., bersama jajaran BNNK mendorong penguatan sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan pelaksanaan program P4GN di lingkungan pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, sekretaris dinas, kepala bidang kurikulum, pengawas sekolah, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan beserta pengawas madrasah.
Keterlibatan Kementerian Agama menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan narkoba di dunia pendidikan. Sebelumnya, kerja sama P4GN di lingkungan pendidikan Kementerian Agama juga telah dilaksanakan.
Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah mendorong implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN) di sekolah-sekolah.
Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan narkoba sejak dini. Meski peraturan bupati terkait program IKAN telah diterbitkan, pelaksanaannya di sekolah-sekolah selama ini belum berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Melalui penandatanganan PKS ini, BNNK Bangka Selatan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berupaya memperkuat komitmen agar program tersebut dapat diterapkan secara lebih optimal.
Integrasi pendidikan antinarkotika di sekolah diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus membangun ketahanan diri agar berani menolak pengaruh dan ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.
Kerja sama tersebut juga diharapkan memastikan upaya P4GN tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari langkah pencegahan yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar dan menengah.
BNNK Bangka Selatan berharap kesepakatan bersama ini dapat menjadi landasan bagi sekolah untuk lebih aktif menjalankan program pencegahan narkoba dengan dukungan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Dengan keterlibatan 24 SMP dalam kerja sama P4GN ini, upaya membangun kesadaran antinarkoba di kalangan pelajar diharapkan semakin kuat.
Melalui implementasi program IKAN dan sinergi berkelanjutan antara BNNK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta satuan pendidikan, Kabupaten Bangka Selatan diharapkan mampu mewujudkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki ketahanan diri terhadap bahaya narkoba, sekaligus menciptakan sekolah Bersih Narkoba (Bersinar). (GM)





