PKP SMART Diluncurkan, Wali Kota Saparudin Persempit Kebocoran Pajak dan Retribusi

Dengan integrasi tersebut, pemerintah ingin menghadirkan layanan publik yang lebih praktis sekaligus membangun sistem pemerintahan berbasis digital yang terhubung.
“Kenapa aplikasi ini harus dibangun sendiri? Karena aplikasi ini harus senantiasa bisa dengan mudah di-update,” tegasnya.
Menurut Saparudin, aplikasi tersebut sengaja dikembangkan secara mandiri oleh ASN di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pangkalpinang.
Ia mengapresiasi kerja keras tim pengembang yang telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membangun platform digital tersebut.
“Aplikasi ini dibangun oleh teman-teman kita, adik-adik kita, anak-anak kita yang merupakan ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika,” ungkapnya.
Pengembangan secara mandiri dinilai memberikan keleluasaan bagi pemerintah dalam melakukan maintenance, pembaruan maupun pengembangan fitur sesuai kebutuhan masyarakat.
Saparudin berharap penerapan PKP SMART dapat menjadi bagian penting dari visi digitalisasi Pangkalpinang dalam lima tahun ke depan.
Selain meningkatkan kemudahan pelayanan, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan daerah dan mengurangi keluhan masyarakat terkait proses pembayaran maupun pelayanan publik.
Peluncuran PKP SMART juga di hadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK, Hj , Susanti Saparudin, S.E, PJ Sekda, serta Forkompinda.
PKP SMART kini telah tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS. (GM)





