Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

BNN Bangka Selatan Bekali Paskibraka dengan Edukasi Bahaya Narkoba

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) di kalangan generasi muda.

Kali ini, Tim Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) BNNK Bangka Selatan memberikan sosialisasi dan edukasi P4GN kepada anggota Paskibraka Kabupaten Bangka Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Diklat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (12/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi serta memiliki ketahanan diri terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, anggota Paskibraka tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, tetapi juga diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemahaman kepada anggota Paskibraka mengenai bahaya narkoba sehingga mereka mampu menjauhi dan menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika maupun zat adiktif berbahaya lainnya,” ujar Hendra Amoer, Kamis (13/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, penyuluh narkoba BNNK Bangka Selatan, Navy Christy Purba, S.Sos., menyampaikan sejumlah materi mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba serta perkembangan peredaran narkoba saat ini.

Selain narkotika, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penyalahgunaan dan dampak keratom serta penggunaan vape yang perlu menjadi perhatian generasi muda.

Baca juga  BNN Bangka Selatan Gelar Senam Sehat Tanpa Narkoba di Kampung Sukadamai

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para anggota Paskibraka mengikuti kegiatan dengan fokus dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyuluh BNNK Bangka Selatan.

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Sejumlah anggota Paskibraka mengajukan pertanyaan terkait jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia, jenis narkoba yang dinilai paling berbahaya, penyebab perubahan atau gerakan pada wajah seseorang yang mengalami kecanduan narkoba, hingga peluang kesembuhan pecandu setelah menjalani rehabilitasi.

Tim KIE BNNK Bangka Selatan yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Navy Christy Purba, S.Sos., Amelia Meda Septira, S.K.M., dan Aisyah, S.Sos.

BNNK Bangka Selatan berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota Paskibraka mengenai bahaya narkoba. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menolak penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

“Dengan bekal tersebut, anggota Paskibraka Bangka Selatan diharapkan dapat menjaga diri dari narkotika dan berbagai zat adiktif berbahaya serta menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat, bersih dan berprestasi sesuai dengan nilai dan kehormatan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” tegas Hendra Amoer. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!