Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik UBB Kaji Keluh Kesah Masyarakat Pasca Penggalian Tanah di Kawasan Lereng Bukit Siam


Menurut keterangan warga, pada awalnya penggalian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan ruko. Selanjutnya, pada tahun 2025, masyarakat menyebut terdapat aktivitas penggalian tanah kuning di lokasi lain yang berjarak sekitar 300 meter dari titik awal.
Walaupun aktivitas tersebut kini sudah tidak lagi berlangsung, pengalaman masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam penelitian. Berbagai cerita dan pandangan warga menjadi informasi awal untuk memahami bagaimana masyarakat melihat perubahan yang terjadi di kawasan Bukit Siam serta harapan mereka terhadap pemanfaatan ruang di wilayah tersebut.
Saat ini penelitian masih berada pada tahap awal. Informasi dari masyarakat akan diperkaya melalui proses wawancara dengan Dinas PUPR Kabupaten Bangka dan Kelurahan Bukit Betung sehingga hasil penelitian dapat menggambarkan persoalan ini dari berbagai sudut pandang. (GM)





