Kemitraan Sawit Diteken, Gubernur Hidayat Arsani Tekankan Transparansi dan Kesejahteraan Petani

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan bahwa kemitraan perkebunan kelapa sawit pola inti plasma harus dijalankan secara adil, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Rebinmas Jaya dengan Koperasi Aik Kalak Makmur Sejahtera di Rumah Dinas Gubernur Babel, Pangkalpinang, Senin (20/4/2026) malam.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Operasional PT Rebinmas Jaya, Chandra Dinata, dan Ketua Koperasi Aik Kalak Makmur Sejahtera, Asmadi, serta disaksikan Kepala Desa Pelepak Pute, Kabupaten Belitung, Erdiansyah.
Dalam kesempatan itu, Hidayat Arsani menekankan bahwa kewajiban pembangunan kebun plasma oleh perusahaan perkebunan besar bukan sekadar formalitas, melainkan amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara konsisten.
“Perusahaan wajib memfasilitasi pembangunan kebun plasma minimal 20 persen dari total luas areal. Ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan kemitraan sangat ditentukan oleh komitmen perusahaan dalam memberikan pendampingan kepada petani, baik dari sisi teknis budidaya maupun manajemen usaha. Dengan demikian, petani tidak hanya menjadi mitra secara administratif, tetapi juga mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan hasil dan biaya produksi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Menurutnya, transparansi merupakan kunci utama menjaga kepercayaan antara perusahaan dan petani.
“Kalau dikelola dengan baik, kemitraan ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat desa dan mendorong pemerataan pembangunan,” katanya.
Selain itu, ia meminta seluruh pihak untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang mungkin muncul di lapangan. Pendekatan komunikatif dinilai penting untuk menjaga hubungan harmonis serta mencegah konflik berkepanjangan.
Di akhir kegiatan, Gubernur Hidayat Arsani mengapresiasi langkah PT Rebinmas Jaya yang telah menunjukkan komitmen menjalankan kewajiban pembangunan kebun plasma. Ia berharap kemitraan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menciptakan pola perkebunan yang inklusif dan berkelanjutan di Bangka Belitung. (GM)





