Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Keselamatan Kerja Jadi Fokus DPRD Babel Bahas Tambang Pemali

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID— Aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membahas polemik aktivitas tambang masyarakat di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, usai audiensi bersama masyarakat Kecamatan Pemali terkait aktivitas pertambangan CV Tri Mitra Resource di Ruang Badan Musyawarah DPRD Babel, Kamis (21/5/2026).

Menurut Didit, DPRD Babel memahami kebutuhan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertambangan. Namun aktivitas tambang masyarakat juga harus memperhatikan keamanan pekerja dan tidak dilakukan di area yang berisiko tinggi.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak meminta untuk menambang di wilayah inti atau area primer tambang, melainkan hanya di bagian pinggiran yang dianggap lebih aman.

“Keinginan masyarakat itu menambang di bagian kulitnya, bukan di primernya. Karena di primer ini menyangkut keselamatan tenaga kerja,” kata Didit.

Baca juga  Kadinkes Bangka Selatan Siap Benahi Komunikasi Pelayanan di RSUD

Dari lima tuntutan yang disampaikan masyarakat dalam audiensi tersebut, empat poin disebut telah diakomodasi. Sementara satu poin lainnya masih dibahas bersama PT TIMAH karena berkaitan dengan penentuan lokasi aktivitas tambang rakyat.

“Nah, tetapi yang di kulit-kulit ini, di sisi-sisi kulit, yang tidak membahayakan tenaga kerja,” ujarnya.

DPRD Babel juga meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ikut mengawasi proses pembahasan agar keputusan yang diambil tetap sesuai aturan dan mengutamakan keselamatan kerja.

“Setengah dua ini akan rapat. Dan saya minta Kepala Dinas ESDM mengawasi itu. Mudah-mudahan ini bisa diwujudkan,” katanya.

Didit berharap polemik tambang rakyat di Pemali dapat diselesaikan melalui dialog antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah sehingga aktivitas pertambangan tetap berjalan dengan aman dan tertib. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!