Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

BKPRMI Basel Cetak Generasi Qurani, 1.804 Santri Diwisuda di GOR Junjung Besaoh

TOBOALI, GARUDAMERDEKA.ID — Komitmen membangun generasi Qurani terus diperkuat DPD BKPRMI Kabupaten Bangka Selatan melalui pelaksanaan Wisuda TPA ke-XXIII dan Wisuda Tahfidz ke-V Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di GOR Junjung Besaoh, Senin (18/5/2026).

Sebanyak 1.804 santri dari berbagai kecamatan di Bangka Selatan mengikuti prosesi wisuda yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang”.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 WIB yang diikuti santri dari Kecamatan Toboali, Pongok, Lepar, Tukak Sadai serta peserta tahfidz 1 hingga 6 juz. Sedangkan sesi kedua dilaksanakan siang hari dengan peserta dari Kecamatan Air Gegas, Payung, Pulau Besar dan Simpang Rimba.

Pelaksanaan wisuda ini menjadi bagian dari upaya BKPRMI dalam memberantas buta aksara baca Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada generasi muda.

Ketua Pelaksana Wisuda, Andi Mustamin, S.Pd.SD mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para santri dalam belajar Al-Qur’an.

“Kami berharap wisuda ini dapat memotivasi para santri agar terus belajar dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh wali murid, pemerintah daerah, panitia dan pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Bangka Selatan yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ketua Umum DPD BKPRMI Bangka Selatan, Ustadzah Halimah Tussakdiah menekankan pentingnya menjadikan ilmu Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Ilmu yang didapat hari ini harus menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadikan anak-anak kita sebagai generasi saleh dan salehah bagi agama, bangsa dan negara,” katanya.

Baca juga  Gudang Pasir Timah Ilegal di Payung Digerebek, Polisi Amankan EN, 326 Kg Timah dan Rp126 Juta

Ia juga berpesan kepada para santri agar tidak berhenti belajar.

“Belajar itu kewajiban dari buaian sampai akhir hayat. Teruslah belajar untuk menjadi generasi Qurani yang mampu menyongsong masa depan gemilang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Endri Susyono, M.Pd.I menyampaikan bahwa BKPRMI terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru ngaji sebagai salah satu program prioritas organisasi.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk menjaga ukhuwah serta kembali memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, S.E., M.M yang hadir sekaligus membuka kegiatan pada kedua sesi menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terhadap program-program BKPRMI.

Menurutnya, pembinaan generasi Qurani menjadi investasi penting bagi masa depan daerah.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan BKPRMI, termasuk upaya memberantas buta baca Al-Qur’an dan memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji,” ujar Debby.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar tetap berada dalam lingkungan positif.

“Jangan sampai anak-anak terjerumus ke hal-hal negatif. Dampingi mereka dengan pendidikan agama, mengaji dan sholat karena mereka adalah aset bangsa dan negara,” tegasnya.

Suasana wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Ribuan orang tua tampak hadir mendampingi putra-putri mereka yang resmi diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan membaca dan menghafal Al-Qur’an. (GM)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!