Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

Lebih dari 800 Alumni, Pemali Boarding School Jadi Pilar Pendidikan PT TIMAH

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Pemali Boarding School terus menegaskan perannya sebagai pilar utama dalam upaya pembangunan sumber daya manusia unggul yang digalakkan PT TIMAH Tbk. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2000, program pembinaan pendidikan berbasis asrama ini telah melahirkan lebih dari 800 alumni yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan profesi.

Pemali Boarding School merupakan salah satu program unggulan dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH Tbk yang berfokus pada pengembangan potensi akademik dan karakter siswa. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta membekali mereka dengan keterampilan, kedisiplinan, serta kemandirian.

Sepanjang tahun 2025, Pemali Boarding School telah memberikan manfaat kepada 107 siswa dan siswi. Mereka didukung oleh 10 pengurus asrama yang profesional serta lima ibu pengelola katering yang memastikan kebutuhan gizi dan hidup peserta didik terpenuhi dengan baik. Tidak hanya menekankan prestasi akademik, program ini juga mengintegrasikan pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini tidak hanya membantu peserta didik untuk meraih prestasi di sekolah formal, tetapi juga mempersiapkan mereka secara matang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Lingkungan asrama yang kondusif memungkinkan siswa fokus belajar tanpa harus terbebani oleh masalah pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh pada proses pengembangan diri.

Selain itu, PT TIMAH Tbk menunjang Pendidikan Inklusif melalui Program Pendidikan Disabilitas. Program ini menyasar anak berkebutuhan khusus, guru, dan orang tua untuk memperluas akses serta kualitas pendidikan yang ramah dan adaptif. Pada tahun 2025, sejumlah kegiatan telah terlaksana, antara lain seminar pendidikan anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Koba Kabupaten Bangka Tengah dan SLB Negeri Sungailiat Kabupaten Bangka. Kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan seminar yang menghadirkan pembelajaran praktis bagi guru dan orang tua.

Dalam rangka memperluas keterampilan peserta didik, PT TIMAH Tbk juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan membatik eco print di SLB Negeri Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan vokasional berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan, sehingga pelajar dapat memiliki kompetensi tambahan yang berguna dalam kehidupan praktis dan potensi ekonomi kreatif.

Baca juga  PT Timah Bangun RLH untuk Warga Kundur, Rahim Tak Sangka Bisa Tinggal di Rumah Sendiri

Total dampak positif dari Program Pendidikan Disabilitas di tahun 2025 mencapai 64 guru, 115 orang tua, serta 10 pelajar, menunjukkan implementasi nyata dari pendekatan inklusif yang menyentuh seluruh ekosistem pendidikan.

Tidak hanya di tingkat dasar dan menengah, PT TIMAH Tbk juga memberikan dukungan di tingkat pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa. Pada tahun 2025, perusahaan memberikan bantuan kepada 33 peserta didik Program Kelas Beasiswa PT TIMAH yang lulus lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Selain itu, bantuan biaya pendidikan dan akomodasi juga diberikan kepada tujuh mahasiswa asal Bangka Belitung yang menempuh pendidikan di AKIPBA Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan.

Menurut Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah strategis bagi masa depan bangsa.

“Melalui berbagai program pendidikan yang dilaksanakan secara berkelanjutan — mulai dari Pemali Boarding School, pendidikan disabilitas hingga beasiswa perguruan tinggi — perusahaan ingin memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan setara untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Anggi menambahkan bahwa komitmen perusahaan dalam sektor pendidikan sejalan dengan upaya mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

“Perusahaan berharap program pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan akan melahirkan generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional,” kata Anggi.

Salah satu siswa penerima manfaat, Andara Vistia, mengungkapkan bahwa Pemali Boarding School memberikan pengalaman dan harapan baru dalam hidupnya.

“Di sini semua kebutuhan hidup dan pendidikan terpenuhi, termasuk fasilitas yang mendukung sehingga kami bisa fokus belajar. Program ini sangat membantu siswa kurang mampu yang memiliki keinginan besar untuk belajar,” katanya.

Begitu pula dengan orang tua peserta seminar pendidikan anak disabilitas, Aswati, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Mengasuh dan mendidik anak berkebutuhan khusus memang tidak mudah. Seminar ini memberikan banyak ilmu yang bisa langsung kami terapkan dalam mendampingi anak di rumah,” ujar Aswati. (Shin)

sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!