Praktisi Hukum Aji Teguh Nurseha, S.H Dorong Konsultasi Keluarga, 28 Perkara Cerai Terjadi Sepanjang 2025

Sebagai ahli hukum keluarga dan penulis buku Anak Bukanlah Criminal, Aji Teguh menekankan pentingnya edukasi keluarga agar pasangan memahami hak dan kewajiban masing-masing, baik secara hukum maupun moral. Ia menilai, ketidaktahuan terhadap mekanisme penyelesaian konflik sering membuat pasangan mengambil keputusan tergesa-gesa.
Ia mengimbau masyarakat Bangka Selatan agar tidak menunggu konflik membesar untuk mencari solusi. Konsultasi dapat dilakukan melalui tokoh agama seperti ustadz dan ustadzah, lembaga pemerintah seperti Kantor Urusan Agama (KUA), maupun kantor hukum yang berpengalaman dalam menangani persoalan keluarga.
“Perceraian seharusnya menjadi pilihan terakhir. Dengan pendampingan yang tepat, banyak rumah tangga masih bisa dipertahankan dan anak-anak dapat terhindar dari dampak psikologis perceraian,” tegasnya.
Melalui edukasi, dialog terbuka, dan pendampingan berkelanjutan, Aji Teguh Nurseha berharap angka perceraian di Bangka Selatan dapat ditekan dan ketahanan keluarga semakin kuat. (Eboy)





