BKOW, DWP, dan Yayasan IKPAH Himpun Rp169,61 Juta untuk Palestina dan Pesantren Tuna Netra Lewat Kajian Kisah Inspiratif

PANGKALPINANG – Sebuah acara penuh makna bertajuk Kajian Kisah Inspiratif yang digelar di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp169.610.000, Kamis (28/9/2025).
Dana tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina dan pembangunan Pesantren Tuna Netra di Riau Silip, Kabupaten Bangka.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Babel, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Babel, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Babel, Yayasan IKPAH Indonesia.
Menghadirkan sosok inspiratif Bunda Hj Dewi Yull, penyanyi dan artis legendaris era 80-an, serta Ketua BKOW Babel Noni Hidayat Arsani, Ketua DWP Babel Sri Hidayati Fery Afriyanto, dan Ketua Yayasan IKPAH Indonesia Ustazah Riski Amelia, acara ini berlangsung penuh kehangatan dan makna.

Mengusung tema “Sejatinya Dunia ini Hanyalah Hak Pakai, Bukan Hak Milik”, kajian ini mengajak peserta merenungkan makna kehidupan dan pentingnya berbagi.
Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut dan mengapresiasi peran DWP Babel yang ikut berkolaborasi.
“Kajian Kisah Inspiratif ini merupakan bagian dari Safari Dakwah Bunda Hj Dewi Yull di Bumi Serumpun Sebalai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung acara ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin,” ujar Noni.
Menurutnya, acara ini bukan hanya tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah untuk menebarkan kebaikan melalui donasi.

“Melalui uluran tangan kita, insyaallah dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina dan membantu pembangunan Pesantren Tuna Netra,” tambahnya.
Dalam kajian tersebut, Bunda Hj Dewi Yull membagikan pengalaman hidupnya yang penuh warna dan cobaan. Ia berharap kisah yang disampaikannya dapat memberikan kekuatan dan inspirasi bagi para peserta.
“Setiap manusia tak luput dari cobaan. Saya selalu percaya bahwa ujian datang karena Allah SWT tahu kita mampu menghadapinya dan sebagai tanda kasih sayang-Nya,” ungkap Dewi Yull.
Peserta tampak antusias menyimak setiap cerita yang disampaikan, yang sarat makna tentang keteguhan hati, syukur, dan ikhlas dalam menjalani hidup.

Ketua Yayasan IKPAH Indonesia, Ustazah Riski Amelia, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik secara langsung maupun melalui donasi.
“Semoga amal jariah yang bapak dan ibu berikan menjadi keberkahan yang tidak pernah terputus,” ucapnya penuh haru.

Acara yang berlangsung setengah hari ini diakhiri dengan pengumuman jumlah donasi yang terkumpul. Total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp169.610.000, yang akan segera disalurkan ke dua tujuan utama:
Bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Pembangunan Pesantren Tuna Netra di Riau Silip, Kabupaten Bangka.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dan kebersamaan mampu membawa perubahan positif, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus berbagi dan membantu sesama. (Yg)





