PT Timah Tbk Jadi Penggerak Ekonomi Warga Desa Lalang Beltim Lewat Bazar UMKM di HUT ke-49

BELITUNG TIMUR — Ulang tahun ke-49 PT Timah Tbk bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi panggung nyata bagi perusahaan pelat merah ini dalam menggerakkan roda ekonomi warga. Lewat gelaran Bazar UMKM yang dilangsungkan di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (27/7/2025), PT Timah menunjukkan kepedulian dan peran strategisnya dalam memberdayakan masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha kecil.
Sebanyak 34 pelaku UMKM lokal turut meramaikan bazar dalam rangkaian Pekan Sehat bertema “Untuk Merah Putih”. Berbagai produk unggulan dipamerkan: mulai dari makanan tradisional, minuman rempah, hingga aneka kerajinan tangan khas Belitung Timur.
Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi pelaku usaha mikro untuk mempromosikan produknya secara langsung kepada masyarakat luas. Pengunjung yang hadir tidak hanya menikmati jajanan lokal, tapi juga membawa pulang oleh-oleh khas daerah. Bahkan tak sedikit yang memesan dalam jumlah besar.
Di tengah suasana yang semarak, Sri Purwanti (38) —warga Desa Simpang Empat yang akrab disapa Mak Mok— merasakan langsung manfaat dari keterlibatannya. Ia menjual aneka makanan rumahan seperti otak-otak, empek-empek kulit, sukun goreng, hingga risol jumbo.
“Alhamdulillah omzet saya naik sampai tiga kali lipat. Bazar ini sangat membantu kami UMKM, apalagi di tengah ekonomi yang masih susah seperti sekarang,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Bagi Sri, keikutsertaan dalam event semacam ini bukan sekadar momen jualan, tapi juga kesempatan untuk memperluas pasar dan menambah jaringan. Ia berharap PT Timah terus menyertakan pelaku UMKM dalam kegiatan serupa, bahkan hingga ke luar daerah.
“Kami ingin berkembang, ingin belajar dari pengalaman. Kalau bisa, kalau ada acara PT Timah di kota lain, kami diajak juga. Jadi bisa nambah wawasan dan semangat baru,” tambahnya.
Sementara itu, semangat kewirausahaan juga terlihat pada generasi muda. Putrawan Frisandi (18), warga Desa Padang, mewakili ibunya berjualan minuman sari rempah dan madu tradisional di stand keluarga mereka. Ia mengaku senang bisa langsung terlibat dalam kegiatan ini.
“Biasanya saya bantu ibu, tapi hari ini saya sendiri yang jaga. Seru juga bisa langsung berinteraksi dengan pembeli. Banyak yang penasaran sama produk kami,” ujar Putrawan yang berharap PT Timah semakin sering menyelenggarakan event yang melibatkan UMKM.
Keberadaan bazar ini tak hanya memberikan dampak ekonomi jangka pendek, tetapi juga membuka mata masyarakat bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang perlu didukung secara berkelanjutan.
PT Timah sebagai salah satu BUMN strategis di sektor pertambangan, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, bukan hanya lewat bantuan langsung, tapi dengan membuka akses pasar, ruang promosi, dan jejaring usaha bagi UMKM.
“PT Timah telah memberi kami ruang dan semangat untuk tetap berjuang. Meskipun kecil, kami merasa diperhatikan. Semoga PT Timah semakin jaya dan tetap bersama UMKM,” ucap Mak Mok tulus.
Melalui kegiatan seperti ini, PT Timah membuktikan bahwa kontribusi perusahaan terhadap masyarakat tak sebatas CSR formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (Wit)
sumber: www.timah.com





