Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Prof Udin Dengarkan Jeritan Warga Parit Lalang, Siap Tuntaskan Banjir dengan Normalisasi Sungai

PANGKALPINANG — Tangis dalam diam dan jeritan tanpa suara telah lama menjadi bagian dari kehidupan warga Parit Lalang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Tiap musim hujan datang, kekhawatiran pun muncul, air sungai meluap, rumah-rumah tergenang, aktivitas lumpuh, dan harta benda hanyut begitu saja.

Namun, harapan itu mulai tampak saat Bakal Calon Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin atau akrab disapa Prof Udin, hadir di tengah mereka dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung hangat dan penuh makna, belum lama ini.

Didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pangkalpinang, Abang Herza, Prof Udin tidak datang dengan spanduk besar atau retorika politik, tapi dengan telinga yang terbuka lebar dan hati yang siap menampung keluh kesah warga.

“Saya tidak datang hanya untuk kampanye atau mendengar pujian, tapi untuk mendengar langsung jeritan masyarakat. Soal banjir akibat sungai dangkal ini bukan isu kecil, ini soal kenyamanan dan keselamatan warga. Dan ini harus kita tuntaskan,” ujar Prof Udin di hadapan warga yang berkumpul.

Dalam diskusi terbuka itu, warga menyampaikan bahwa kondisi sungai yang semakin dangkal telah menyebabkan banjir menjadi tamu rutin setiap tahun. Parit Lalang yang dulunya nyaman, kini seperti wilayah darurat setiap kali hujan turun deras.

Salah satu warga, Afi (32 tahun), mengaku bahagia akhirnya bisa menyampaikan langsung aspirasinya. Ia menilai Prof Udin sebagai sosok yang sederhana, komunikatif, dan hadir dengan solusi, bukan janji.

“Kami sudah capek kebanjiran tiap tahun. Anak-anak nggak bisa sekolah, rumah basah, ekonomi terganggu. Tapi hari ini, kami senang karena ada calon pemimpin yang benar-benar dengar dan mau turun langsung. Kami nggak minta macam-macam, cuma sungai ini dinormalisasi dan banjir diatasi,” tutur Afi.

Baca juga  PT Timah Perkuat Budaya K3 Lewat Medical Check Up Rutin dan Edukasi Kesehatan Karyawan

Menanggapi aspirasi tersebut, Prof Udin berkomitmen bahwa normalisasi sungai akan masuk dalam program prioritas jika dirinya bersama pasangannya, Desi Ayutrisna, terpilih dalam Pilkada 2025 mendatang. Ia menyebut, langkah pengerukan dan perawatan sungai harus dilakukan secara berkala, bukan hanya ketika bencana datang.

“Kita tidak bisa terus reaktif. Pemerintah harus berpikir jangka panjang, menyusun strategi penanganan banjir yang permanen. Normalisasi sungai harus jadi agenda tahunan, dan melibatkan masyarakat dalam pengawasannya,” katanya tegas.

Menurut Prof Udin, membangun kota bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang membangun rasa aman di hati warganya. Ia ingin menghadirkan kepemimpinan yang bukan hanya turun saat butuh suara, tapi selalu hadir ketika rakyat membutuhkan solusi.

Kehadiran Prof Udin di Parit Lalang bukan hanya menyulut semangat, tapi juga menyalakan kembali harapan lama yang nyaris padam. Banyak warga menyampaikan harapan agar Udin–Desi menjadi pasangan pemimpin yang amanah dan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat bawah.

“Kalau nanti terpilih, tolong jangan lupakan kami. Banjir bukan sekadar genangan air, tapi luka tahunan bagi kami. Kami ingin Pangkalpinang yang bersih, nyaman, dan bebas dari banjir,” ujar warga lain, yang diamini hadirin.

Silaturahmi ini menjadi cermin bahwa politik yang menyentuh hati akan selalu menemukan tempat di tengah masyarakat. Dan bagi warga Parit Lalang, Prof Udin hadir bukan sebagai politisi biasa, tapi sebagai harapan baru yang siap menghapus air mata mereka dengan solusi nyata. (Yud)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!